Peduli Lingkungan, Rest Area Pendopo 456 Salatiga Hadirkan Bank Sampah

Rest Area Pendopo 456 Salatiga tampil dengan inovasi terbaru dalam pengurangan dan pengelolaan sampah. Terbaru hadirnya bank sampah.

Tribunnews.com/Istimewa
Rest Area Pendopo 456 Salatiga membuat inovasi dalam pengurangan dan pengelolaan sampah dengan menghadirkan bank sampah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rest Area Pendopo 456 Salatigagarapan PT Astari Marga Sarana sebagai salah satu anak perusahaan Astra Property, tampil dengan inovasi terbaru dalam pengurangan dan pengelolaan sampah.

Di tahun 2022 ini, tim Resta Pendopo KM 456 telah menjalankan beberapa program inovasi lingkungan, antara lain degan menghadirkan bank sampah plastik, pembuatan eco enzyme dan pemanfaatan teknologi digital dalam pemesanan makanan di UMKM.

Dalam melaksanakan program bank sampah plastik, Resta Pendopo KM 456 menyediakan kotak yang disebut rebox, yang berlokasi di UMKM A & B (lantai 2), sebagai tempat mengumpulkan sampah kemasan air minum berbahan plastik dari pengunjung.

Untuk menarik minat pengunjung ikut berpartisipasi dalam program ini, bagi setiap pengunjung yang memasukan satu botol air minum plastik ke rebox maka akan dapat ditukar dengan satu buah masker.

Kemasan air minum berbahan plastik yang terkumpul di Resta nantinya akan disalurkan ke pengepul sampah.

Baca juga: KLHK Gandeng Produsen hingga Komunitas untuk Kurangi Sampah Plastik, Ini Isi Komitmennya!

Kegiatan ini telah dimulai sejak akhir bulan April sampai sekarang, dengan total 47kg sampah kemasan air minum berbahan plastik yang telak terkumpul.

Sampah plastik hingga saat ini masih menjadi permasalahan yang cukup pelik di Indonesia, berdasarkan data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/tahun.

“Tentu hal ini menjadi perhatian kami juga selaku pengelola Resta Pendopo KM 456. Kami tentu tidak ingin produksi sampah di Resta tidak terkelola dengan baik dan menjadi permasalahan baru. Kita harus mendukung program pemerintah dalam hal penanganan sampah,” kata Direktur PT Astari Marga Sarana, Daisy Setiawan dalam keterangannya, Jumat (19/8/2022).

Berdasarkan Peraturan Presiden/Perpres 97 tahun 2017, Pemerintah Indonesia telah menetapkan target nasional pengurangan sampah sebanyak 30 persen dan penanganan sampah sebanyak 70 persen pada tahun 2025 serta pengurangan sampah plastik laut 70 persen pada tahun 2025.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved