Sabtu, 30 Agustus 2025

Motif Mahasiswa UNS Bunuh Kekasih yang Hamil, Korban Menolak Gugurkan Kandungan, Malah Rutin Periksa

Seorang mahasiswa UNS tega membunuh kekasihnya yang sedang hamil karena korban menolak menggugurkan kandungannya.

Penulis: Miftah Salis
Editor: Endra Kurniawan
Kolase Tribunnews.com: Kompas.com
Kiri: Tim SAR mengevakuasi mayat perempuan di Pantai Ngrawe, Gunungkidul DI Yogyakarta. Selasa (15/11/2022). Kanan: Dua orang pelaku pembunuhan wanita hamil (kaos oranye) ERW dan AA saat di Mapolres Gunungkidul Kamis (17/11/2022)- Seorang mahasiswa UNS tega membunuh kekasihnya yang sedang hamil karena korban menolak menggugurkan kandungannya. 

Korban dan pelaku sama-sama berkuliah di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS).

Dari hubungan yang kian dekat tersebut, RN mengandung anak ERW.

Tim SAR mengevakuasi mayat perempuan di Pantai Ngrawe, Gunungkidul DI Yogyakarta. Selasa (15/11/2022)(Dok Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron)
Tim SAR mengevakuasi mayat perempuan di Pantai Ngrawe, Gunungkidul DI Yogyakarta. Selasa (15/11/2022)(Dok Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron) (Dok Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron)

ERW ternyata tidak menginginkan calon anaknya tersebut.

Ia lalu meminta korban untuk menggugurkan kandungan.

Namun permintaan pelaku ditolak oleh korban.

"Korban (RN) sangat mencintai kandungannya. Pelaku (ERW) beberapa kali ingin menguggurkan, tetapi korban tidak mau," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gunungkidul, AKP Mahardian Dewo Negoro, di Mapolres Gunungkidul, pada Kamis (17/11/2022), mengutip Kompas.com.

Korban rutin memeriksakan kandungannya dan mengonsumsi vitamin agar anak dalam kandungan korban sehat.

“Gambarnya lengkap termasuk hasil USG si bayi ada di catatan buku ibu hamil," katanya.

Karena korban menolak menggugurkan kandungan, pelaku akhirnya merencanakan pembunuhan tersebut.

Pada Senin (14/11/2022) malam, ERW bersama AA dan RN berangkat dengan mobil dari Solo ke kawasan pantai Gunungkidul.

Korban diajak pelaku dengan dalih untuk melakukan ritual.

Mereka sampai di pantai pada Selasa (15/11/2022) dini hari.

Di Pantai Kukup, korban diminta membuka seluruh pakaian untuk ritual.

ERW lalu mencoba mendorong korban dari tebing namun korban sempat melawan dan menangis.

ERW dibantu oleh AA akhirnya membekap RN hingga lemas.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan