Sabtu, 2 Mei 2026

Erupsi Gunung Merapi

Terjadi 29 Rentetan Guguran Awan Panas, Warga Krinjing Lakukan Jam Malam

Sebanyak 29 rentetan guguran awan panas keluar dari Gunung Merapi sejak pukul 12.12 WIB hingga pukul 18.00 WIB, Sabtu (11/3/2023).

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan
Twitter BNPB
Gunung Merapi mengalami erupsi pada siang ini, Sabtu (11/3/2023). BNPB meminta agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di kawasan berpotensi bahaya. 

Maka, masyarakat diminta agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Masyarakat juga diimbau agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari Erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar gunung.

Tebing barat laut masih terlihat pergerakan, kata dia, berdasarkan data drone, tetapi kondisinya stabil.

“Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” tukasnya.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sugeng Mujiyanto meminta masyarakat untuk tidak panik.

Baca juga: Hujan Abu Vulkanik Erupsi Gunung Merapi Berdampak pada 41 Desa di Kabupaten Magelang, Ini Daftarnya

“Apa yang harus dilakukan? Tenang dulu, mempersiapkan diri apabila ada pemberitahuan lebih lanjut. Ini tidak tentu juga, tergantung data yang ada. Kita lihat perkembangannya bagaimana,” terangnya dalam konferensi pers.

Ia juga mewanti-wanti agar masyarakat tidak berkegiatan di kali yang berhulu di Sungai Merapi atau setidaknya 7 km dari puncak.

Jam malam

Relawan dan segenap warga Krinjing, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang memberlakukan jaga malam atau ronda di tiap dusun mulai Sabtu (11/3/2023) malam tadi.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya erupsi susulan Gunung Merapi pasca memuntahkan awan panas guguran (APG) ke arah barat daya, pada Sabtu (11/3/2023) siang.

"Kemarin kan masih aman, tapi adanya letusan di siang ini, saya sudah berkoordinasi dengan Ketua organisasi pengurangan risiko bencana (OPRB) nanti malam akan diadakan posko penjagaan setiap dusun masing-masing," kata Sambas, relawan Guruh Merapi Desa Krinjing, Sabtu.

Suasana gelap seperti malam hari di Dusun Paten, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang pasca Gunung Merapi mengalami erupsi pada Sabtu (11/3/2023) siang sekira pukul 12.12 WIB.
Suasana gelap seperti malam hari di Dusun Paten, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang pasca Gunung Merapi mengalami erupsi pada Sabtu (11/3/2023) siang sekira pukul 12.12 WIB. (Twitter @merapi_undercover)

Terdapat 9 dusun di Desa yang berjarak 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi ini.

Nantinya, pos jaga malam yang berada di Balai Desa dan di tiap dusun ini akan dilakukan minimal 10 orang dari kalangan pemuda dan masyarakat.

Mereka bertugas memantau perkembangan situasi dan kondisi.

Kondisi Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jateng, pasca-hujan abu Gunung Merapi, Sabtu (11/3/2023) (Tangkapan layar YouTube Kompas TV)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved