Nasib Kompol Petrus, Diduga Terima Setoran Rp650 Juta dari Bripka Andry
Kompol Petrus, Komandan Batalyon Maggala Polda Riau yang diduga terima setoran Rp 650 juta dari Bripka Andy, kini dicopot dari jabatannya.
"Salah satunya untuk hari ini, memuat di media sosial dan sebagainya," terangnya, Senin, mengutip TribunPekanbaru.com.
Ronny juga mengatakan bahwa Bripka Andry terlibat dalam banyak masalah.
"Karena kita lihat ada kejanggalan di situ dan kita periksa, itu sebenarnya datanya di Bid Propam."
"Banyak masalah yang dilakukannya. Cuma karena tidak berkenan dimutasi, itulah upaya-upayanya," tandasnya.
Ronny mengungkapkan, apa yang disampaikan Bripka Andry bertolak belakang dengan hasil pemeriksaan.
"Nanti bisa ke Bid Propam untuk mendapatkan yang riil sebenarnya kejadian seperti apa," jelasnya.
Ronny menambahkan, sejak dimutasi hingga saat ini, Bripka Andry tidak masuk dinas atau disersi.
Sebelumnya, lanjut Ronny, Bripka Andry juga jarang masuk bertugas.
Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa akhirnya Bripka Andry dimutasi.
Baca juga: Heboh Bripka Andry Mengaku Setor Rp 650 Juta dan Didemosi, Dansat Brimob: Dia Berbalik Hantam Kita
"Sebelumnya dia juga jarang masuk, itulah berkeliaran nyari duit gitu. Itulah kelakuannya, itu tidak boleh. Karena perilaku itu kita mutasi."
"Tapi dia berbalik malah menghantam (menyerang) kita. Tapi kita akan buktikan."
"Dia udah diperiksa, keterangannya sudah diambil, audit keuangannya juga sudah diambil itu."
"Untuk rinciannya ada semua di Propam," urai Ronny.
(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunPekanbaru.com/M Iqbal/Rizky Armanda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/anggota-brimob-polda-riau-bernama-bripka-andry-darmairawan.jpg)