Selasa, 19 Mei 2026

Bentrok TNI-Ormas PP, Dandim 0733/Kota Semarang : Dipicu Kesalahpahaman dan Kini sudah Damai

Dandim sebut pihak Organisasi Masyarakat yang melakukan pemukulan terhadap anggotanya sudah bertemu sehari selepas aksi pemukulan itu

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Tangkapan Layar terang media
Keributan berujung pemukulan yang diduga melibatkan anggota TNI dan Pemuda Pancasila terjadi di sebuah kantor Leasing Jalan Brigjen Katamso, Peterongan, Semarang Selatan, Kamis (3/8/2023). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Iwan Arifianto

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Komandan Kodim (Dandim) 0733/Kota Semarang Letkol Inf Rahmad Saerodin angkat bicara terkait perseteruan anggota TNI vs anggota ormas Pemuda Pancasila yang viral di media sosial. 

Rahmad mengatakan, perseteruan sudah berakhir damai.

Dandim menjelaskan, perkelahian tersebut terjadi di sebuah kantor Leasing, Jalan Brigjen Katamso, Peterongan, Semarang Selatan, Kamis (3/8/2023) sekira pukul 14.45 WIB.

Dandim 0733/Kota Semarang Letkol Inf Rahmad Saerodin mengatakan, kasus itu dipicu kesalahpahaman. 

"Salah paham, (kasus) sudah selesai," ujarnya saat dihubungi, Senin (7/8/2023).

Baca juga: Markus Tewas Diduga Dianiaya Aparat, Warga Blokade Jalan, Dandim Janji Tindak Tegas Oknum Terlibat

Dikatakannya,  pihak Organisasi Masyarakat (Ormas) yang melakukan pemukulan terhadap anggotanya sudah bertemu sehari selepas aksi pemukulan itu atau hari Jumat (4/8/2023). 

Dalam pertemuan telah disepakati saling menyatakan damai dan bermaaf-maafkan.

"Kedua belah pihak itu sudah bertemu di Kodim, sudah sepakat untuk memaafkan dan menyelesaikan secara kekeluargaan," jelasnya.

Sebelumnya, video baku hantam antara personel TNI dan anggota ormas Pemuda Pancasila ramai di media sosial.

Satu di antara akun media sosial yang memposting video keributan itu yakni @terang_media.

Tampak pria bertubuh tegap berbaju biru dikerubuti oleh sekelompok orang berpakaian loreng oranye.

Pria tegap berbaju biru sempat mendapatkan pukulan dari kelompok tersebut di bagian kepala sebelah kiri sebelum dilerai oleh dua orang barkaos hitam.

Tampak pula polisi di lokasi kejadian untuk melerai perselisihan tersebut.

Narasi video menyebutkan, korban pemukulan adalah anggota TNI berpangkat Pratu.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved