Minggu, 31 Agustus 2025

Soal Viral Kawin Tangkap di Sumba, Dikecam Pemerintah Daerah hingga Disebut Bukan Budaya Lokal

Peristiwa kawin tangkap pun mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk Pemda setempat.

Istimewa via Pos Kupang
Peristiwa kawin tangkap terjadi di Desa Waimangura, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kamis (7/9/2023) siang. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah video yang menunjukkan sekelompok orang menangkap seorang wanita di persimpangan jalan viral di media sosial.

Dalam video tersebut terlihat wanita tersebut langsung ditangkap oleh sekelompok laki-laki dan dibopong ke sebuah mobil.

Wanita tersebut terus berteriak hingga menimbulkan perhatian warga.

Tak lama setelah itu, empat orang pelaku kawin tangkap tersebut ditangkap.

Diketahui, peristiwa kawin tangkap tersebut terjadi Simpang Kalembuweri, Jalur Tena Teke dan Jalur Rara Waimangura Kecamatan Wewewa Barat, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Adapun peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (7/9/2023) pukul 11.00 WIT.

Baca juga: Tak Ada Motif Lain, Yohanis Bili Melakukan Kawin Tangkap karena Ingin Mengajak Dinasiana Menikah

Peristiwa kawin tangkap pun mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk Pemda setempat.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Sumba Barat Daya, Octavina TS Samani mengecam tindakan kawin tangkap yang kembali terjadi tersebut.

Kawin Tangkap menurut Octavina adalah salah satu bentuk tindakan yang merendahkan perempuan.

Ia mengatakan, Kawin Tangkap juga menjadi bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Menurutnya, hal tersebut adalah bentuk pemaksaan perkawinan berkedok budaya.

Pihaknya pun meminta Polres Sumba Barat Daya untuk menindak semua pelaku sesuai hukum yang berlaku.

"Bila perbuatan itu dibiarkan hanya berkedok budaya maka akan semakin meresahkan, merendahkan dan melecehkan harga dan martabat kaum perempuan," ucap Octavina seperti yang diwartakan Pos-Kupang.com.

Pihaknya pun siap untuk mendampingi perempuan korban Kawin Tangkap tersebut.

Dinasnya juga telah melakukan sosialisasi tentang pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Peristiwa kawin tangkap terjadi di Waimangura Wewewa Barat SBD, Kamis (7/9/2023) siang. Polsek Wewewa Barat mengamankan 4 orang pelaku kawin tangkap di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (7/9/2023).
Peristiwa kawin tangkap terjadi di Waimangura Wewewa Barat SBD, Kamis (7/9/2023) siang. Polsek Wewewa Barat mengamankan 4 orang pelaku kawin tangkap di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (7/9/2023). (Tangkapan layar FB Daniel Umbu Pati)

Baca juga: Viral Video Kawin Tangkap di Sumba Barat Daya NTT, 4 Pelaku Ditangkap

Budayawan sebut Kawin Tangkap Adalah Penyimpangan

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan