Kamis, 4 Juni 2026

Sumur Warga Bogor yang Diduga Tercampur Bensin, Damkar Kirim Air Bersih hingga DLH Turun Tangan

Berikut kabar terbaru soal air sumur warga Kampung Nagrog, Desa Pengasinan, Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Tayang:
TRIBUNNEWSBOGOR.COM/NAUFAL FAUZY/WAHYU TOPAMI
(Kiri) Temuan air sumur yang berubah menjadi cairan mirip bensin menggegerkan warga Kampung Nagrog, Desa Pengasinan, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor. (Kanan) Garis polisi di sumur warga 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut kabar terbaru soal air sumur warga Kampung Nagrog, Desa Pengasinan, Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang diduga terkontaminasi bahan bakar minyak (BBM).

Sumur di beberapa rumah warga beraroma seperti BBM, bahkan ada yang air bersihnya berwarna selayaknya BBM.

Sebanyak 15 rumah warga pun harus membeli air galon untuk kebutuhan air bersih.

Damkar Sektor Parung pun turun tangan untuk memberikan bantuan air bersih.

"Sifat kita perbantuan ya, ini kita baru menurunkan satu unit sekitar 4.500 liter air," kaya Komandan Regu Damkar Sektor Parung, Darma, Jumat (8/9/2023).

Ia mengatakan, air tersebut setidaknya bisa mencukupi 15 rumah paling lama satu minggu.

Baca juga: Air Sumur Warga Bogor Warnanya Mirip Bensin, 12 Rumah Terdampak, Bupati Buka Suara

"Untuk 15 KK (Kepala Keluarga) untuk 1 Minggu cukup lah," ungkapnya.

Ia pun mengatakan, pihaknya siap menyuplai lagi jika dibutuhkan.

"Kita nunggu perintah aja, selagi dibutuhkan kita terus kirim air. Kita perbantuan untuk warga yang kekurangan air bersih, seperti minum, nyuci dan mandi," tandasnya.

DLH Uji Lab

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor pun turun ke lokasi untuk mengambil sampel air.

Gentara Lenggana selaku Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Pengelolaan Limbah B3 mengatakan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Lembaga Minyak dan Gas (Lemigas) serta Puslabfor Mabes Polri untuk mengungkap dugaan pencemaran air sumur warga.

"DLH akan melakukan sampling air yang diduga tercemar BBM di sumur milik warga dan minyak di tangki pendam milik SPBU 34.16317," kata Gantara Lenggana dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (8/9/2023).

Selain air sumur, pihaknya juga mengambil sampel minyak di tangki SPBU yang terletak di sekitar lokasi.

"Untuk memastikan apakah minyak di air sumur warga identik dengan minyak di tangki pendam SPBU," kata Gantara Lenggana.

Baca juga: Sumur Warga di Bogor Diduga Tercemar BBM, DLH Akan Lakukan Sampling Air

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved