Minggu, 31 Agustus 2025

Erupsi Gunung Marapi

Siska Afrina Jadi Korban Terakhir yang Dievakusi dari Gunung Marapi, Meninggal 11 Hari Jelang Wisuda

Siska Afrina, mahasiswa Universitas Negeri Padang menjadi korban terakhir yang dievakuasi dari Gunung Marapi. Ia meninggal 11 hari menjelang wisuda.

AFP/ADI PRIMA
Tim penyelamat mengevakuasi salah satu korban meninggal di Gunung Marapi saat meletus pada 3 Desember di Agam, provinsi Sumatera Barat, pada 5 Desember 2023. - Siska Afrina, mahasiswa Universitas Negeri Padang menjadi korban terakhir yang dievakuasi dari Gunung Marapi. Ia meninggal 11 hari menjelang wisuda. 

Genta menuturkan, Siska dijadwalkan mengikuti wisuda pada Minggu (17/12/2023).

Namun, wisuda itu tidak akan pernah dihadiri Siska karena ia menjadi korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Marapi.

Ambulans Puskesmas Keliling Padang Luar dari Dinas Kesehatan Kabupaten Agam membawa jenazah Siska Alfina, mahasiswa UNP korban erupsi Gunung Marapi ke RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi, Rabu (6/12/2023)
Ambulans Puskesmas Keliling Padang Luar dari Dinas Kesehatan Kabupaten Agam membawa jenazah Siska Alfina, mahasiswa UNP korban erupsi Gunung Marapi ke RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi, Rabu (6/12/2023) (TribunPadang.com/Rezi Azwar)

"Toga untuk wisuda sudah ada dan ditinggalkan di kosannya."

"Sedangkan salempang wisudanya dibawa naik pada saat mendaki," beber Genta.

Meninggalnya Siska menyisakan duka mendalam bagi orang tuanya.

Sang ayah, Maswardi tak bisa menyembunyikan kesedihannya saat melihat sang putri dievakuasi ke Rumah Sakit Ahmad Mochtar, Kota Bukit Tinggi, Rabu malam.

Matanya tampak berkaca-kaca saat menunggu jenazah anaknya selesai diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatra Barat.

Meski didera kesedihan, Maswardi tetap bersyukur dengan kondisi tubuh jasad putrinya yang tetap utuh.

"Alhamdulillah, meskipun yang terakhir ditemukan, tapi kondisinya mungkin yang paling baik," jelasnya, dikutip dari TribunPadang.com.

Kesedihan atas meninggalnya Siska juga dirasakan sang sahabat, Annisa.

Annisa tak berhenti menangis saat jenazah Siksa tiba di Rumah Sakit Ahmad Mochtar hingga dibawa pulang ke Solok Selatan.

Baca juga: Sosok Siska Afrina Korban Ditemukan dalam Kondisi Utuh, Dekat dengan Ayah dan Disayangi Sahabat

Ia mengaku mengenal baik Siska karena bersama selama 3 tahun di SMA dan mereka masih bersaudara.

Saat jenazah Siska akan digotong ke ambulans, Annisa kembali menangis dan mengusap air mata.

"Elok-elok (hati-hati) pulang, Ka, sampai-sampai pulang, yo (ya)?" ucap Annisa lirih.

Daftar 23 Korban Meninggal Dunia akibat Erupsi Gunung Marapi

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sumatra Barat, Kombes Pol Lisda Cancer mengatakan, pihaknya telah berhasil mengidentifikasi seluruh jenazah korban erupsi Gunung Marapi.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan