Jumat, 10 April 2026

Erupsi Gunung Marapi

2 dari 4 Korban Erupsi Gunung Marapi yang Dirawat di RSUD Padang Panjang Sudah Diperbolehkan Pulang

Dua pasien yang sudah diperbolehkan pulang yaitu korban asal Kota Padang dan Kabupaten Tanah Datar.

Editor: Dewi Agustina
AP/Sigit Putra
Tim penyelamat membawa jenazah korban letusan Gunung Marapi di Batu Palano, Sumatra Barat, Indonesia, Selasa, 5 Desember 2023. Dua dari empat korban erupsi Gunung Marapi yang dirawat di RSUD Padang Panjang sudah diperbolehkan pulang. (AP Photo/Sigit Putra) 

TRIBUNNEWS.COM, PADANG PANJANG - Dua dari empat korban erupsi Gunung Marapi yang dirawat di RSUD Padang Panjang sudah diperbolehkan pulang.

"Sudah ada yang pulang tadi, sebanyak dua orang," ungkap Direktur RSUD Padang Panjang, dr Lismawati saat dikonfirmasi, Senin (11/12/2023).

Lismawati mengatakan, dua pasien yang sudah diperbolehkan pulang yaitu korban asal Kota Padang dan Kabupaten Tanah Datar.

Sedangkan dua korban yang masih dirawat berasal dari Kabupaten Padang Pariaman.

Baca juga: Cerita Ridho Selamatkan Diri dari Erupsi Gunung Marapi: Ngesot dan Berguling, Kaki Kena Batu Panas 

Sebelumnya pihak RSUD menerima enam korban erupsi Gunung Marapi pada hari Minggu (3/12/2023) lalu.

Dari enam orang tersebut, satu orang diperbolehkan pulang pada hari Senin (4/12/2023) dan satu lainnya dirujuk ke Kota Padang.

Sementara itu, empat orang lainnya dirawat intensif di RSUD Padang Panjang.

"Kemarin itu RSUD menerima enam orang, dua orang diperbolehkan pulang langsung setelah ditangani, empat di antaranya dirawat," jelasnya.

Ia menyebutkan dua korban yang masih dirawat kondisinya juga mulai membaik.

Kemungkinan akan diperbolehkan pulang beberapa hari lagi.

"Ada kemajuan, mulai membaik, mudah-mudahan beberapa hari lagi bisa pulang," ujarnya.

Diketahui, Gunung Marapi erupsi pada Minggu (3/12/2023) pukul 14.57 WIB.

Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) mencatat semburan abu vulkaniknya mencapai 3.000 meter di atas puncak.

Saat erupsi terjadi, sebanyak 75 pendaki tengah beraktivitas di puncak Marapi.

Baca juga: Siska Afrina Jadi Korban Terakhir yang Dievakusi dari Gunung Marapi, Meninggal 11 Hari Jelang Wisuda

Saat proses evakuasi, petugas menemukan 23 pendaki yang meninggal dunia.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved