Jumat, 29 Agustus 2025

Detik-detik Mortir Meledak di Bangkalan, Berawal dari Digergaji dan Keluar Asap

Inilah kronologi meledaknya sebuah mortir yang menghancurkan lima buah rumah dan satu orang tewas

Tribun Jatim Network/Ahmad Faisol
Jalur protokol menuju Pelabuhan Kamal di Desa Banyuajuh, Bangkalan, Madura, ditutup total, seiring peristiwa ledakan yang diduga dari tempat penampungan barang rongsokan, Jumat (29/12/2023). 

TRIBUNNEWS.COM - Mortir di gudang rongsokan di Jalan Raya Kamar, Dusun Bedak Barat, Banyuajuh, Kamal, Bangkalan meledak, Jumat (29/12/2023) pagi.

Dari ledakan mortir tersebut, satu orang dinyatakan tewas.

Lokasi ledakan sendiri merupakan gudang barang bekas atau rongsokan.

Diduga, pemilik gudang hendak melakukan aktivitas pemotongan besi.

Namun, ia tak mengetahui bahwa besi yang ia potong adalah mortir atau peledak dengan daya ledak tinggi.

"Iya ledakan mortir, bengkel tempat pengumpul besi besi bekas itu. Kemudian, pemilik bengkelnya itu, pada saat menggergaji, itu kan mortirnya di dalam besi," kata Kapolda Jatim, Irjen Imam Sugianto, dikutip dari TribunJatim.com.

Baca juga: Update Ledakan Mortir di Bangkalan: 1 Tewas, 5 Orang Luka-luka, Polisi Amankan 7 Orang

Saat proses pemotongan, permukaan selongsong besi mengeluarkan asap.

Meski telah disiram air, namun asap tersebut tak kunjung hilang dari celah potongan gergaji.

Tak lama, ledakan hebat terjadi hingga serpihan mortir tersebut terlempar sejauh 500 meter dari titik ledakan.

"Kemudian digergaji, mungkin mau dipotong potong. Tiba-tiba muncul percikan, dan ada asap. Disitu disiram, tapi asap itu masih mengepul, tiba-tiba kemudian, pemiliknya melihat; lho kok masih mengepul lari," katanya.

"Begitu lari, meledak. Kalau gak salah temuan serpihannya itu sampai jarak 500 meter," tambahnya.

Menurutnya, mortir tersebut berbentuk lonjong seperti mentimun, seperti mortir pada peperangan puluhan tahun lalu.

"Termasuk high explosive. Sepertinya zaman perang (karakter asal mortir) masih bentuk yang kayak timun itu," jelasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan sesuatu yang bahaya.

"Makanya, saya mengimbau pada masyarakat mudah mudahan kalau ada temuan motir, itu kan bahan peledak masih aktif, kita gak tahu apakah sudah dilemahkan atau belum," pungkasnya.

Insiden ledakan yang diduga dari tempat penampungan barang rongsokan, Jumat (29/12/2023). Ledakan ini sebabkan seorang tewas dan sejumlah rumah rusak, Jumat (29/12/2023).
Insiden ledakan yang diduga dari tempat penampungan barang rongsokan, Jumat (29/12/2023). Ledakan ini sebabkan seorang tewas dan sejumlah rumah rusak, Jumat (29/12/2023). (TRIBUNJATIM.COM/Ahmad Faisol)

Baca juga: Ledakan Mortir di Madura, Pemilik Gudang Rongsokan Tak Tahu ada Bahan Peledak, 7 Orang Diamankan

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan