Kamis, 16 April 2026

Gempa Sumedang

238 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumedang, Kampung Babakan Hurip Terdampak Cukup Parah

Gempa beruntun yang mengguncang Sumedang, Jawa Barat, Minggu (31/12/2023) menyebabkan 238 rumah rusak.

Editor: Adi Suhendi
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Kerusakan bangunan akibat gempa Sumedang di Kampung Babakan Hurip, Kelurahan Kotakaler, Kcamatan Sumedang Utara, Senin (1/1/2024). 

TRIBUNNEWS.COM, SUMEDANG - Gempa beruntun yang mengguncang Sumedang, Jawa Barat, Minggu (31/12/2023) menyebabkan ratusan rumah warga rusak.

Tercatat ada 238 rumah yang mengalami kerusaan, 100 rumah kondisinya rusak berat dan 138 rumah kondisinya rusak ringan.

Selain itu, akibat gempa, sekitar 1.00 warga mengungsi.

Penjabat Bupati Sumedang Herman Suryatman mengatakan, rumah rusak akibat gempa tersebar di dua kecamatan, yakni Sumedang Utara dan Cimalaka.

”Daerah Babakan Hurip di Kecamatan Sumedang Utara yang terdampak paling parah,” kata Herman, Senin (1/1/2024) dilansir dari kompas.com.

Pihaknya memperkirakan 1.000 warga terdampak akibat kerusakan bangunan.

Baca juga: Badan Geologi Ungkap Penyebab Gempa Sumedang, Sebut Sesar Cileunyi-Tanjungsari dan Cicalengka

Mereka telah dievakuasi ke tiga lokasi yang aman.

”Kami telah menyiapkan tenda darurat di tiga lokasi tersebut,” ujarnya.

Terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang terus melakukan pendataan terhadap dampak gempa bumi di Sumedang.

Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Atang Sutarno, mengatakan bahwa gempa di Sumedang sejauh data sementara yang diraih, berdampak di tiga kecamatan di sekitar kota Sumedang.

Yaitu di Kecamatan Sumedang Utara, Kecamatan Sumedang Selatan, dan Kecamatan Cimalaka.

Baca juga: Kisah Dian Selamatkan Bayinya Saat Gempa Sumedang Mengguncang, Reruntuhan Timpa Badan Tak Dirasa

Di Kelurahan Kota Kaler, Sumedang Utara, permukiman warga Kampung babakan Hurip menjadi wilayah yang terdampak cukup parah.

Ratusan warga kini mengungsi di tenda-tenda yang telah disiapkan pemerintah.

Sambil terus melakukan pendataan dan penanganan, Atang mengimbau agar warga tidak panik.

Demikian pun jika terjadi gempa susulan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved