Kamis, 28 Mei 2026

Gempa Sumedang

Kisah Dian Selamatkan Bayinya Saat Gempa Sumedang Mengguncang, Reruntuhan Timpa Badan Tak Dirasa

epanikan menyelimuti ibu muda bernama Dian Haerani (25) saat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,8 mengguncang Sumedang.

Tayang:
Editor: Adi Suhendi
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Dian Haerani (25) menggendong bayinya di tenda pengungsian Kampung Babakan Hurip, Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara, Senin (1/1/2024). 

Dia berharap tak ada lagi gempa susulan.

Gempa bumi mengguncang Kabupaten Sumedang pada Minggu (31/12/2023), sejak siang hingga malam hari.

Tercatat, Menurut Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama bekekuatan magnitudo 4,1 terjadi pada pukul 14.35 WIB.

Gempa terjadi ketika hujan deras sedang mengguyur sejumlah wilayah di Sumeang.

Kedua, magnitudo gempa 3,4 terjadi pada pukul 15.38 WIB.

Ketiga, gempa berkekuatan magnitudo 4,8 terjadi pukul 20.34 WIB.

Lalu gempa keempat terjadi menjelang pergantian tahun baru 2023 ke 2024, yakni sekitar pukul 23.24 WIB.

Gempa menimbulkan sejumlah dampak seperti kerusakan rumah dan retakan pada dinding bangunan RSUD Sumedang (Paviliun, VIP, dan Sakura) serta dinding bagian dalam Terowongan Kembar Tol Cisumdawu.

Belum dilaporkan adanya korban jiwa. Hanya dilaporkan tiga orang korban luka.

Penulis: Kiki Andriana

Artikel ini telah tayang di Tribunpriangan.com dengan judul Cerita Dian Selamatkan Bayi dan Anak saat Gempa Sumedang: Terasa Reruntuhan Jatuh ke Badan Saya

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved