3 Narapidana Terorisme di Lapas Kelas II B Indramayu Ikrar Setia Kepada NKRI
Ketiga pria tersebut juga menyanyikan lagu Indonesia Raya yang kemudian dilanjut pembacaan ikrar setia kepada NKRI.
TRIBUNNEWS.COM, INDRAMAYU - TR, RI, dan IQ, tiga narapidana terorisme (napiter) di Lapas Kelas II B Indramayu berikrar setia kepada NKRI.
Ketiga pria tersebut juga menyanyikan lagu Indonesia Raya yang kemudian dilanjut pembacaan ikrar setia kepada NKRI.
Momen mengharukan terlihat saat prosesi mencium bendera merah putih, ketiganya bahkan terlihat berkaca-kaca.
Baca juga: 23 Narapidana Terorisme dari Rutan Cikeas Dipindahkan ke Jawa Timur
"Saya bersumpah melepaskan baiat saya dari amir atau pemimpin kelompok atau jaringan atau organisasi radikalisme dan terorisme yang bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar ketiganya dalam ikrar tersebut, Jumat (2/2/2024).
Mereka berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya dan mengaku menyesal.
Sebelumnya, TR merupakan anggota kelompok jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Ia terlibat dalam kejadian pengeboman di Gereja Katedral Makassar pada tahun 2021 lalu. TR kala itu berperan sebagai menyuplai bahan peledak.
Sementara RI dan IQ ditangkap karena terindikasi ikut sebagai anggota jaringan Jamaah Islamiyah (JI).
Kepala Lapas Kelas II B Indramayu, Hero Sulistiyono menambahkan, mereka sebelumnya masuk ke Lapas Kelas II B pada 24 November 2023 lalu.
Mereka merupakan napi pindahan dari Rutan Cikeas.
Selama dua bulan itu, mereka menjalani berbagai rangkaian pembinaan yang dilakukan oleh Lapas Kelas II B Indramayu.
Baca juga: 76 Narapidana Terorisme di Jawa Barat Ucapkan Ikrar Setia kepada NKRI
"Pertama kita melakukan pendekatan secara kemanusiaan, kita ajak diskusi. Mereka ini kita anggap sebagai teman dan saudara," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (2/2/2024).
Hero menyampaikan, pendekatan ini dilakukan agar tidak ada jurang pemisah antara napiter dengan petugas.
Lewat pendekatan ini, pihak lapas kemudian menawarkan pembinaan.
Mereka dibolehkan ikut dalam pembinaan keagamaan hingga pembinaan keterampilan.
Dalam pembinaan ini, diakui Hero, pihaknya tidak berjalan sendiri.
Ada banyak instansi yang juga ikut terlibat.
Hero mengatakan, dari pendekatan yang dilakukan ini, perlahan-lahan mereka diajak kembali ke NKRI.
Baca juga: Narapidana Terorisme yang Ditahan di Lapas Sumedang Berikrar Setia ke NKRI
Seperti kesadaran berbangsa lewat latihan baris berbaris, pengibaran bendera merah putih, dan masih banyak lagi.
Hero mengatakan, semua itu mereka lakukan secara sadar dan atas kemauan pribadi.
Termasuk untuk ikrar setia NKRI yang dilakukan ketiga Napiter hari ini.
"Ikrar setia NKRI yang mereka lakukan ini sama sekali tanpa adanya paksaan," ujar dia. (*)
Penulis: Handhika Rahman
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Ikrar Setia NKRI Napiter, Ucapkan Sumpah Lepas Baiat dari Amir & Organisasi Radikalisme & Terorisme
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/tiga-narapidana-terorisme.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.