Rabu, 27 Mei 2026

Oknum Polisi di Kendari Tembak Teman Wanita: Beredar Video Terduga Pelaku yang Mengaku Iseng

Penembakan terjadi di sebuah rumah di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sultra.

Tayang:
Editor: Erik S

Saat menarik pelatuk kedua kalinya, senpi tiba-tiba meletus dan mengenai korban pada bagian dada kiri.

Korban yang tertembak kemudian terbaring dan meminta tolong.

Bripda RAT bersama rekan-rekannya selanjutnya membawa korban ke RSUD Bahterahmas Kendari.

Baca juga: Pelajar di Gorontalo Memar-memar Mengaku Dianiaya Oknum Polisi Pakai Senjata, Berikut Kronologisnya

Korban dibawa menggunakan satu mobil untuk mendapatkan perawatan medis.

Tindakan operasi pun dilakukan terhadap korban di ruang bedah rumah sakit pada Kamis sekitar pukul 15.00 wita.

Pascaoperasi korban berada di Ruang Laikawaraka Bedah RSUD Bahteramas dengan kondisi sadarkan diri dan lemas.

“Di situ masih terbaring,” kata salah seorang keluarga korban, pada Jumat (02/02/2024), sembari menunjuk arah ruangan perawatan.

Sementara, pelaku penembakan yakni Bripda RAT sudah diamankan di Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Bid Propam Polda Sultra).

“Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan propam,” jelas Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan.

Mengaku iseng

Beredar rekaman video viral pengakuan Bripda RATsaat diinterogasi penyidik Propam Polda Sultra.

Ia nampak tak bisa berkutik saat diterima berbagai pertanyaan penyidik.

Baca juga: Wanita di Kendari jadi Korban Peluru Nyasar, Diduga Oknum Polisi Keluarkan Tembakan Peringatan

Peristiwa penembakan itu terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Seperti apa pengakuan Bripda RAT kepada pihak penyidik Propam Polda Sultra ?

Dalam rekaman video viral yang diterima TribunnewsSultra.com, nampak Bripda RAT duduk di atas kasur.

Ia memegangi sebuah kardus seolah-olah pistol yang dipakainya menembak.

Sumber: Tribun Sultra
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved