6 Fakta Gunung Ruang di Sulut Erupsi, Dampak Letusan hingga Penetapan Status Siaga ke Awas
Fakta-fakta Gunung Ruang di Tagulandang, Sitaro, Sulawesi Utara, yang kembali eupsi pada Rabu (17/4/2024), kini statusnya dari Level Siaga jadi Awas.
Penulis:
Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor:
Tiara Shelavie
Pada saat itu, terjadi hujan abu vulkanik.
Dikutip dari situs BNPB, dampak erupsi gunung Ruang, yakni sebanyak 272 Kepala Keluarga atau 828 jiwa mengungsi.
Rinciannya, 45 jiwa berada di Gedung BPU Kecamatan Tagulandang dan sebanyak 783 jiwa berada di rumah kerabat dan saudara di daratan Pulau Tagulandang.
Diketahui, lokasi pengungsian berada di Gereja GMIST Nazareth Bahoi, Balai Latihan Kerja Bahoi, GOR Tagulandang, Balai Pertemuan Umum (BPU) di Kecamatan Tagulandang.

4. Status Tanggap Darurat 14 Hari
Sebelumnya, Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menetapkan Status Tanggap Darurat selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 16 - 29 April 2024.
BPBD pun melakukan kaji cepat, evakuasi dan penyiapan sarana evakuasi di Kecamatan Tagulandang.
"Masyarakat yang ada di Desa Patologi dan Desa Pumpente di evakuasi ke Kecamatan Tagulandang dengan menggunakan 2 unit kapal Ferry (KMP Lokong Banua dan KMP Lohoraung ditambah dengan perahu penyeberangan milik warga," Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Rabu.
Selain itu, pemerintah daerah telah mempersiapkan personil dilapangan.
Terdiri dari BPBD, perangkat Kecamatan Tagulandang, perangkat Kampung, Kelurahan, SatPol PP, Damkar dan Dinkes dengan total sebanyak 30 personil.
Baca juga: Gunung Ruang Sulut Erupsi, PVMBG Meminta Masyarakat Mewaspada Potensi Tsunami
5. Warga Diiumbau Tak Masuki Wilayah Radius 6 Km
Masyarakat di sekitar Gunung Ruang pun diimbau tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius 6 km dari pusat kawah aktif.
Sementara itu, masyarakat di Pulau Tagulandang, khususnya dekat pantai, diimbau agar mewaspadai potensi lontaran batuan pijar, luruhan awan panas (surge), dan tsunami yang disebabkan oleh runtuhan tubuh gunungapi ke dalam laut.
Selain itu, warga diimbau menggunakan masker, untuk menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernafasan.
Di sisi lain, masyarakat diharap tenang, beraktivitas seperti biasanya, dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Ruang, serta tetap mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Ruang melalui aplikasi MAGMA Indonesia.
6. 1 Kapal SAR dan Puluhan Personel Basarnas Disiagakan
Basarnas Manado mengerahkan satu unit alut KN SAR Bima Sena dan 24 orang personel, dikerahkan ke lokasi bencana erupsi Gunung Api Ruang, Rabu (17/4/2024).
Kepala Basarnas Manado, Monce Brury, mennyebut sebanyak 24 personel yang disiagakan di Kepulauan Tagulandang sampai tujuh hari kedepan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.