Minggu, 31 Agustus 2025

Istri Bakar Suami di Alor NTT, 3 Rumah Termasuk Rumah Mertua, Satu Mobil dan 2 Motor Ikut Hangus

Istri di Alor NTT membakar suaminya yang sedang tidur nyenyak, akibatnya tiga rumah dan tiga kendaraan ikut terbakar. 

net
ilustrasi kebakaran. Istri di Alor NTT membakar suaminya yang sedang tidur nyenyak, akibatnya tiga rumah dan tiga kendaraan ikut terbakar.  

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Seorang istri di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) tega menyiram bensin dan membakar suaminya yang sedang tidur nyenyak di rumah mereka.

Peristiwa istri bakar suami ini terjadi di Moepali Tengah, Kelurahan Kalabahi Tengah, Kecamatan Teluk Mutiara, Selasa 29 Oktober 2024 pukul 07.40 Wita.

Korban MAW yang sedang tidur nyenyak kaget lalu lari berhamburan keluar rumah

Api menyabar tubuhnya, beruntung nyawanya selamat setelah ditolong warga.

Kapolres Alor AKBP Supriadi Rahman mengatakan, selain membakar sang suami, HH juga membakar rumah yang ditempati pasangan suami istri itu. 

Akibatnya, tiga unit rumah yang berdekatan hangus terbakar.

Satu unit mobil jenis Daihatsu Xenia dan dua unit sepeda motor jenis Yamaha N Max dan Honda Revo ikut terbakar. 

"Pasangan suami istri ini tinggal di rumah SB, seorang pensiunan ASN (aparatur sipil negara) yang juga merupakan orangtua kandung dari MAW," terang Supriadi Rahman, Selasa malam. 

 

Kronologi Istri Bakar Suami di Alor

Ia menjelaskan kronologi kejadian. Menurutnya, kebakaran terjadi saat MAW sedang tidur.

Tiba-tiba HH datang memanggil nama MAW dan menyiram bensin ke tubuhnya. 

Beberapa saat sebelum menyiram MAW, HH telah menyiramkan bensin di seluruh rumah yang keduanya tempati.

Tak lama kemudian, HH langsung membakar rumah. MAW kemudian berusaha lari keluar rumah. Namun, karena api yang membesar, mengakibatkan MAW terkena percikan api.

Baca juga: Pria Diserang Gerombolan Orang Tak Dikenal di Tangerang, Korban Alami Luka Bakar dan Bacok

MAW mengalami luka bakar di sekujur tubuh dan diselamatkan oleh warga sekitar. Korban lalu dibawa ke RSU Kalabahi oleh masyarakat sekitar untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Akibat dari kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun pemilik rumah mengalami kerugian materil kurang lebih Rp 600 juta," kata Supriadi Rahman. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan