Minggu, 19 April 2026

2 Polisi Kritis Dibacok OTK di Lanny Jaya Papua Pegunungan, Senjata Api Dirampas

Dua polisi dibacok OTK di Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Simak kronologi lengkapnya!

Editor: Endra Kurniawan
Tribun-Papua.com/Istimewa
Tampak personel Polres Lani Jaya saat mendapat perawatan medis di rumah sakit Jayawijaya, Kamis (12/12/2024). 

TRIBUNNEWS.COM, Lanny Jaya - Insiden penyerangan terhadap aparat kepolisian terjadi di Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, pada Rabu, 11 Desember 2024.

Dua anggota Polres Lanny Jaya mengalami luka serius akibat dibacok oleh orang tak dikenal (OTK), sementara seorang warga sipil juga terluka akibat tembakan.

Kedua polisi yang menjadi korban adalah Brigpol Tri Yudha Argadianto dan Aiptu Hidayat.

Brigpol Tri Yudha mengalami luka bacok di tangan kanan dan bagian dahi hingga hidung, sedangkan Aiptu Hidayat mengalami luka bacok di bagian kepala belakang.

Keduanya kini dalam kondisi kritis dan telah dievakuasi ke Kabupaten Jayawijaya untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, seorang warga sipil bernama Bastam mengalami luka tembak di bagian perut kiri, namun masih dalam keadaan sadar.

Baca juga: Polda Papua Dalami Kasus Penyerangan dan Penembakan Dua Personel Polres Lanny Jaya oleh OTK

Kronologi Kejadian

Kejadian bermula saat kedua anggota polisi tersebut sedang makan di Warung Bundapp.

Tiga OTK tiba di lokasi, dan salah satu dari mereka langsung membacok Brigpol Tri Yudha yang sedang membeli rokok di kios sebelah.

Ketika Aiptu Hidayat masuk ke warung untuk makan, salah satu OTK lainnya membacoknya dari belakang.

Pemilik warung menjadi saksi atas insiden ini.

Setelah serangan tersebut, para pelaku panik dan melepaskan tembakan ke arah warung, yang mengenai Bastam, warga sipil yang berada di lokasi.

Baca juga: Anggota Polres Lanny Jaya Meregang Nyawa Ditembak OTK, Seorang Warga Sipil Terluka di Bagian Paha

Dalam aksi penyerangan tersebut, OTK berhasil merampas satu pucuk senjata api milik Brigpol Tri Yudha.

Selain itu, aparat kepolisian menemukan lima selongsong peluru yang dijadikan barang bukti di lokasi kejadian.

Seusai insiden, personel Polres Lanny Jaya dan Brimob BKO Polda Papua melakukan penyisiran ke arah Distrik Popome untuk mencari pelaku dan mengamankan situasi.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved