Sabtu, 11 April 2026

Viral Pendaki Tinggalkan Teman Hipotermia di Gunung Slamet

Pendaki yang meninggalkan teman saat mendaki Gunung Slamet kini diblacklist selama lima tahun.

Penulis: Isti Prasetya
Editor: timtribunsolo
Tangkapan Layar
Rombongan pendaki asal Brebes diblacklist dari Gunung Slamet via Guci lantaran meninggalkan anggotanya yang mengalami hipotermia, Senin (23/12/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah video yang menunjukkan seorang pendaki yang menemani temannya yang mengalami hipotermia di Gunung Slamet menjadi viral di media sosial.

Dalam video tersebut, pendaki yang membantu bersedia menemani korban, sementara rombongannya melanjutkan perjalanan ke puncak.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (23/12/2024) di Gunung Slamet via Permadi Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Rombongan pendaki yang meninggalkan temannya tersebut berasal dari Kabupaten Brebes dan terdiri dari delapan orang.

Mereka melakukan pendakian tektok, yaitu pendakian tanpa berkemah.

Menurut Ketua Divisi Adventure Permadi Guci, Faisal, rombongan tersebut meninggalkan teman mereka yang mengalami hipotermia di Pos 4 untuk melanjutkan perjalanan.

"Kami mendapatkan laporan dari pendaki yang turun bahwa ada pendaki yang mengalami masalah di Pos 4," ujar Faisal.

Setelah mendapatkan laporan, pihak pengelola segera memberikan sanksi blacklist kepada kedelapan pendaki tersebut.

Rombongan pendaki tersebut hanya membawa beberapa bungkus makanan ringan dan gas portable yang sudah habis.

"Mereka juga mengaku baru pertama kali mendaki Gunung Slamet," tambah Faisal.

Setelah mengetahui situasi, tim dari Basecamp Pendakian Permadi Guci langsung turun untuk menjemput pendaki yang ditinggalkan.

Tim melakukan evakuasi sekitar pukul 19:30 WIB dan berhasil membawa pendaki tersebut kembali ke basecamp.

Setelah proses evakuasi, seluruh rombongan pendaki diblacklist selama lima tahun dari melakukan pendakian di Gunung Slamet via Permadi Guci.

"Keputusan ini sesuai dengan peraturan yang ada, di mana dilarang meninggalkan rombongan dalam kondisi apapun," tegas Faisal.

Faisal mengimbau kepada para pendaki, khususnya yang melakukan pendakian tektok, untuk melengkapi perbekalan dan peralatan sesuai SOP pendakian.

"Cuaca ekstrem belakangan ini sering terjadi, sehingga persiapan yang matang sangat diperlukan," tambahnya.

Sementara itu, pendakian tektok ke Gunung Slamet via Permadi Guci saat ini ditutup, sedangkan pendakian untuk yang berkemah masih diperbolehkan dengan catatan kondisi aman.

(Tribunnews.com/Isti Prasetya)

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved