Speedboat Basarnas Meledak di Maluku
Detik-Detik Speedboat Basarnas Meledak di Maluku Utara, 3 Orang Tewas dan Seorang Jurnalis Hilang
Sebanyak tiga orang tewas akibat ledakan speedboat Basarnas di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara. Satu jurnalis Metro TV dilaporkan hilang.
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Febri Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM - Sebuah speedboat Basarnas meledak di perairan Desa Gita, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, pada Minggu (2/2/2025) malam.
Akibat insiden ini, tiga orang tewas dan seorang jurnalis MetroTV masih dalam pencarian.
Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan ada empat korban yang mengalami luka berat dan telah mendapat perawatan.
"Yang lain sudah bisa pulang, namun demikian masih mengalami trauma. Sementara yang meninggal sudah dimakamkan," tuturnya.
Penyebab ledakan kapal jenis Rigid Inflatable Boat (RIB) masih diselidiki.
"Saya belum memastikan penyebabnya apa, sementara saya masih di rumah duka," lanjutnya.
Ia menjelaskan ledakan terjadi saat anggota Basarnas mencari nelayan yang hilang.
Sebanyak 11 orang berada di speedboat. Mereka terdiri atas tim Basarnas Ternate, jurnalis, dan anggota Ditpolairud Polda Maluku Utara.
Hingga saat ini pencarian terhadap jurnalis bernama Sahril Helmi masih dilakukan.
"Pencarian menggunakan kapal dari KUPP,” katanya.
Direktur Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Azhari Juanda, membenarkan ada jurnalis yang ikut dalam operasi pencarian nelayan.
Baca juga: Breaking News: Speedboat Basarnas Meledak di Perairan Gita Maluku, 3 Orang Tewas, 1 Jurnalis Hilang
"Setahu saya itu, ada jurnalis yang ikut, dari Basarnas informasi seperti itu. Sekarang belum (ketemu)," tuturnya.
Ia menambahkan nelayan yang dilaporkan hilang mengalami mati mesin di perairan Gita, Oba Selatan.
Insiden speedboat terjadi sekitar pukul 22.00 WIT dan para korban selamat telah dievakuasi.
"Saya fokus dengan anggota saya. Anggota kami yang meninggal dunia adalah Bharatu Mardi Haji. Sedangkan dua lainnya yang luka berat sudah dibawa ke rumah sakit. Kalau manifes, tanyakan ke Basarnas saja," terangnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.