Senin, 1 September 2025

Speedboat Basarnas Meledak di Maluku

Detik-Detik Speedboat Basarnas Meledak di Maluku Utara, 3 Orang Tewas dan Seorang Jurnalis Hilang

Sebanyak tiga orang tewas akibat ledakan speedboat Basarnas di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara. Satu jurnalis Metro TV dilaporkan hilang.

|
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Febri Prasetyo
Istimewa
ANGGOTA BASARNAS SULUT - Pemerintah melalui Basarnas mengevakuasi warga terdampak erupsi Gunung Ruang di Pulau Ruang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Kabupaten Sitaro), Sulawesi Utara, Minggu petang (5/5/2024). Kapal milik Basarnas Ternate meledak saat mengevakuasi nelayan di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara. Pemerintah melalui Basarnas mengevakuasi warga terdampak erupsi Gunung Ruang di Pulau Ruang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Kabupaten Sitaro), Sulawesi Utara, Minggu petang (5/5/2024), sebanyak 5849 jiwa dievakuasi dari total 12.000 jiwa warga di Pulau Ruang 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah speedboat Basarnas meledak di perairan Desa Gita, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, pada Minggu (2/2/2025) malam. 

Akibat insiden ini, tiga orang tewas dan seorang jurnalis MetroTV masih dalam pencarian.

Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan ada empat korban yang mengalami luka berat dan telah mendapat perawatan.

"Yang lain sudah bisa pulang, namun demikian masih mengalami trauma. Sementara yang meninggal sudah dimakamkan," tuturnya.

Penyebab ledakan kapal jenis Rigid Inflatable Boat (RIB) masih diselidiki.

"Saya belum memastikan penyebabnya apa, sementara saya masih di rumah duka," lanjutnya.

Ia menjelaskan ledakan terjadi saat anggota Basarnas mencari nelayan yang hilang.

Sebanyak 11 orang berada di speedboat. Mereka terdiri atas tim Basarnas Ternate, jurnalis, dan anggota Ditpolairud Polda Maluku Utara.

Hingga saat ini pencarian terhadap jurnalis bernama Sahril Helmi masih dilakukan.

"Pencarian menggunakan kapal dari KUPP,” katanya.

Direktur Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Azhari Juanda, membenarkan ada jurnalis yang ikut dalam operasi pencarian nelayan.

Baca juga: Breaking News: Speedboat Basarnas Meledak di Perairan Gita Maluku, 3 Orang Tewas, 1 Jurnalis Hilang

"Setahu saya itu, ada jurnalis yang ikut, dari Basarnas informasi seperti itu. Sekarang belum (ketemu)," tuturnya.

Ia menambahkan nelayan yang dilaporkan hilang mengalami mati mesin di perairan Gita, Oba Selatan.

Insiden speedboat terjadi sekitar pukul 22.00 WIT dan para korban selamat telah dievakuasi.

"Saya fokus dengan anggota saya. Anggota kami yang meninggal dunia adalah Bharatu Mardi Haji. Sedangkan dua lainnya yang luka berat sudah dibawa ke rumah sakit. Kalau manifes, tanyakan ke Basarnas saja," terangnya.

Berikut identitas korban meninggal:

Bharatu Mardi Hadji (anggota Ditpolairud Polda Malut)

Fadli M. Malagapi (anggota Basarnas Ternate)

M. Riski Esa (anggota Basarnas Ternate)

Baca juga: 13 Penyelam Basarnas Dikerahkan di Lokasi Tewasnya Hendrawan Ostevan, Keberadaan Mobil Misterius

Korban selamat:

M. Syahran Laturua (Kasi Ops Basarnas)

Ryan Azur Ali (PNS SAR Kota Ternate)

Hamza Djarum (PNS SAR Kota Ternate)

Darmanto Rauf (PNS SAR Kota Ternate)

Maretang (PNS SAR Kota Ternate)

Bripka Irwan Idris (anggota Ditpolairud Polda Malut)

Bripda Putra Nusantara Ruslan (anggota Ditpolairud Polda Malut)

Sebagian artikel telah tayang di TribunAmbon.com dengan judul Speedboat Basarnas Ternate Meledak di Perairan Gita Maluku saat Cari Nelayan Hanyut,3 Tewas,1 Hilang

(Tribunnews.com/Mohay) (TribunAmbon.com/Salama) (Kompas.com/Rachmawati)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan