Duel Maut di Semarang Menewaskan Pelajar, Bermula Saling Tantang Via Instagram
Sepanjang perjalanan ke lokasi, korban dan pelaku terus berkomunikasi via DM Instagram untuk saling mengabarkan posisi
Pada tahap kedua, terjadi lagi empat kali sabetan celurit, salah satunya mengenai pinggang kiri korban.
Korban mundur kesakitan, lalu teman-temannya maju untuk menyelamatkannya.
Duel tersebut berlangsung kurang lebih dua menit.
"Tersangka berhenti menyerang korban, lalu bersalaman dengan salah satu teman korban sebagai tanda pertarungan selesai," jelas Syahduddi.
Setelah kejadian, tersangka melarikan diri ke rumah temannya di Slawi, Kabupaten Tegal.
Namun, polisi berhasil menangkapnya saat kembali ke Semarang, tepatnya di Cepiring, Kendal, Kamis (13/2/2025) pukul 16.00 WIB.
"Keduanya, baik korban maupun tersangka, tidak terindikasi mengonsumsi alkohol atau narkoba saat berkelahi," ungkapnya.
Korban mengalami luka parah di punggung yang menembus paru-paru serta luka sabetan di pinggang kiri.
Korban akhirnya meninggal dunia setelah beberapa jam menjalani perawatan di rumah sakit.
"Tersangka dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara," tutup Syahduddi. (Tribun Jateng/Iwan Arifianto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-perkelahian_20181006_060232.jpg)