Siswa SMA di Asahan Tewas Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Korban Dituding Positif Narkoba
Polres Asahan menyatakan siswa SMA yang meninggal positif narkoba. Keluarga beri bantahan dan tegaskan Pandu Brata Siregar selalu hidup sehat.
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Nuryanti
Ia menambahkan korban mengaku ditendang oknum polisi kemudian meninggal saat dirawat di rumah sakit.
"Jadi awalnya dia ini nonton balap lari sama teman-temannya, di dekat PT Sintong."
Baca juga: Aipda IR Dipatsus usai Salah Tangkap dan Aniaya Pencari Bekicot di Grobogan
"Kemudian, ada polisi dua sepeda motor ngejar bubarkan balap itu. Karena kewalahan, mereka satu sepeda motor tarik lima," sambungnya.
Hal senada diungkapkan teman korban yang tak mau diungkap identitasnya.
Teman korban mengaku menemani ke Polsek Simpang Empat saat sedang tes urine.
Hasil tes negatif, namun petugas meminta tes urine diulang.
"Saya tau, dua kali dia ini di tes. Pertama negatif, kemudian yang kedua samar-samar. Kami keluar duduk di depan ruangan Kanit Intel, kemudian dia dipanggil masuk dan dinyatakan positif narkoba," jelasnya.
Sebagian artikel telah tayang di TribunMedan.com dengan judul TERKUAK Kejanggalan Tewasnya Siswa Ditendang Polisi, Polres Asahan tak Buka CCTV, Keluarga: Fitnah
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunMedan.com/Alif Alqodri)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.