Akhir Tragis Dwi Hastuti, Hilang seusai Antar Anak Sekolah, Ternyata Dibunuh dan Dicor di Wonogiri
Berikut kisah tragis Dwi Hastuti, wanita asal Wonogiri yang dibunuh kekasihnya dan jasadnya dicor di halaman rumah pada 11 Februari 2025 lalu.
TRIBUNNEWS.COM - Seorang wanita warga Batureno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng) bernama Dwi Hastuti (48) tewas di tangan kekasihnya, Joko Nur Setyawan (34).
Jasad korban ditemukan terkubur dalam liang yang dicor beton di pekarangan rumah orang tua pelaku di Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri pada Kamis (1/5/2025) dini hari.
Korban Dwi sempat dilaporkan menghilang sejak 11 Februari 2025.
Sebelum hilang, Dwi diketahui sempat mengantarkan anak laki-lakinya yang duduk di bangku kelas 1 SMP ke sekolah.
Korban diketahui merupakan seorang janda yang memiliki dua orang anak.
"Tidak ada yang dipamiti, karena paginya masih sempat ngantar sekolah putranya yang masih SMP kelas 1," kata Yunianto, kakak korban, dikutip dari YouTube KOMPASTV.
Baca juga: 6 Fakta Anak Tusuk Ibu di Subang: Motif, Pelaku Dibawa ke RSJ, Baca Doa sebelum Serang Korban
Keluarga Dwi kemudian melapor ke polisi, hingga kemudian korban ditemukan telah tewas.
Yunianto lantas berharap pelaku yang menghabisi nyawa adiknya itu dapat menerima hukuman yang setimpal.
"Tersangka diadili dengan seadil-adilnya," ucap Yunianto.
"Untuk ke depannya atau selanjutnya itu kebijakan dari kepolisian. Saya yakin kepolisian bisa mengungkap sebersih-bersihnya dan seadil-adilnya," sambungnya.
Motif Pelaku
Pelaku Joko mengaku alasannya membunuh Dwi yakni karena tak bisa menyanggupi permintaan korban yang mengajaknya menikah.
Selain itu, pelaku memiliki utang Rp15 juta kepada korban.
"Motifnya dia itu ngejar saya ingin dinikahi, saya tidak mau karena saya sudah punya anak istri. Motif lain saya punya pinjaman Rp 15 juta," ujar Joko, Jumat (2/5/2025), dilansir TribunSolo.com.
Joko juga mengungkapkan detik-detik ia membunuh korban dengan cara mencekiknya pada 11 Februari 2025 lalu.
Setelah korban meninggal, pelaku menguburkan jasad Dwi di pekarangan belakang rumah ayahnya di Dusun Brubuh, Desa Ngadirojo Lor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/wanita-dicor-di-wonogiri-11-feb-2025.jpg)