Jumat, 15 Mei 2026

Jokowi dan Dedi Mulyadi Disebut Punya Cara Serupa Merebut Hati Rakyat, Apa Itu?

Jokowi dan Dedi Mulyadi punya cara serupa dalam memikat rakyat melalui gaya komunikasi santai dan pendekatan populis yang efektif.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Glery Lazuardi
KOLASE TRIBUNNEWS
KEMIRIPAN JOKOWI DAN DEDI MULYADI - Jokowi dan Dedi Mulyadi dikenal dengan gaya komunikasi santai yang mendekatkan mereka dengan rakyat. 

TRIBUNNEWS.COM, JABAR - Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dikenal memiliki daya tarik khusus di mata rakyat Indonesia.

Kedua pemimpin ini memiliki pendekatan yang mirip dalam membangun kedekatan dengan publik.

Apa yang membuat gaya komunikasi mereka begitu efektif dan mudah diterima? Temukan jawabannya dalam ulasan ini.

Baca juga: 5 Momen Romantis Anak Dedi Mulyadi Lamar Wabup Garut di GBLA Markas Persib Sang Juara Liga 1

Gaya Komunikasi Santai dan Populis: Kunci Kedekatan dengan Publik

Analis komunikasi politik Hendri Satrio mengungkapkan Jokowi dan Dedi Mulyadi mempunyai kemampuan mengemas pesan politik dengan cara yang dekat dengan masyarakat, membuat mereka mudah diterima dan disukai. 

Menurut dia, keduanya mempunyai gaya komunikasi yang santai hingga pendekatan populis yang dekat dengan masyarakat, Mereka berhasil membangun kedekatan emosional dengan publik. 

 “Kesamaan Jokowi dan Dedi Mulyadi adalah satu, memanfaatkan kesenangan atau hobinya sebagian masyarakat Indonesia, yaitu nonton drama dan sandiwara,” ujarnya, dalam keterangannya Minggu (11/5/2025).

Baca juga: Dedi Mulyadi Siap Hadapi Pelaporan HAM soal Program Wajib Militer Anak

Menurut dia, Jokowi dan Dedi Mulyadi dapat memanfaatkan drama hingga pendekatan kebijakan yang cenderung populis.

Mereka piawai memainkan seni bercerita, dalam arti cerita-cerita yang mereka sajikan, baik melalui pidato hingga konten di media sosial. Dan selalu mempunyai daya tarik yang membuat publik terpikat.

“Sinetron, drama, sandiwara ini dimanfaatkan betul. Jadi selalu ada storytelling yang disampaikan oleh Jokowi dan Dedi Mulyadi,” ujarnya.

Dia menilai keduanya juga dikenal sebagai figur yang mengedepankan populisme. 

Dia berpendapat, aksi dan gestur Jokowi dan Dedi di hadapan publik seperti sudah dirancang untuk menyasar masyarakat kecil.

Dia melihat keduanya kerap tampil lebih santai sehingga menjadi pembeda dari pendahulu-pendahulunya yang cenderung kaku dan birokratis.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) blusukan di Pasar Baru, Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, (8/5/2024). Kedekatan emosional yang dibangun Jokowi dan Dedi membuat mereka mudah diterima oleh masyarakat Indonesia.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) blusukan di Pasar Baru, Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, (8/5/2024). Kedekatan emosional yang dibangun Jokowi dan Dedi membuat mereka mudah diterima oleh masyarakat Indonesia. (Sekretariat Presiden)

Perbedaan Jokowi dan Dedi Mulyadi dengan Pejabat Sebelumnya

Selain itu, mereka banyak melakukan perbedaan-perbedaan dengan pejabat sebelumnya. Dari segi penampilan hingga gaya komunikasi.

“Diuntungkan karena pejabat sebelumnya yang lebih birokratis, lebih kaku, ini lebih santai," ujarnya.

Selain itu, kata dia, Jokowi dan Dedi mengutamakan kedekatan yang nyata dengan rakyat ketimbang proyek-proyek abstrak. 

Pendekatan Populis: Menyentuh Masyarakat Kecil dengan Aksi Nyata

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved