Modus Perampok di Berau Kaltim, Sengaja Bakar Rumah lalu Nyamar Jadi Petugas Damkar
Terungkap penyebab kebakaran 5 rumah kayu di Berau, Kalimantan Timur, pada Rabu (28/5/2025). Ternyata sengaja dibakar oleh kompolotan perampok.
TRIBUNNEWS.COM - Polisi berhasil mengungkap kasus kebakaran 5 rumah di Jalan Andika, Gang Soponyono, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), yang terjadi pada Rabu (28/5/2025) dini hari.
Usut punya usut, sumber api dalam kebakaran tersebut sengaja disulut oleh komplotan perampok.
Kapolres Berau AKBP Khairul Basyar mengatakan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 03.15 WITA dan menyebabkan 5 unit rumah kayu hangus terbakar.
Seorang pria berinisial MR (26) yang diduga pelaku kasus ini telah ditangkap.
MR diduga sebagai pelaku utama yang bukan hanya membakar rumah warga, melainkan juga mencuri barang milik korban.
Dalam aksinya, MR menyamar sebagai petugas pemadam kebakaran (damkar) untuk mengelabui warga yang panik.
“Pelaku berpakaian seperti petugas pemadam kebakaran dan masuk ke rumah warga dengan dalih ingin menyelamatkan barang dari api. Namun ternyata dia mencuri uang tunai dan perhiasan milik korban,” kata Khairul Basyar, Jumat (30/5/2025), dikutip dari laman Polres Berau.
Baca juga: Bikin Syok, Maling Tanpa Busana di Malang Mainkan Alat Vitalnya saat Dipergoki Tuan Rumah
Warga sempat membantu memadamkan api secara manual bersama petugas damkar.
Tetapi, api kembali muncul sekitar pukul 04.00 WITA dari bagian dapur salah satu rumah hingga memunculkan kecurigaan warga akan adanya unsur kesengajaan.
Di tengah suasana panik, pelaku MR terekam masuk ke rumah warga dan bahkan sempat berada di kamar milik warga bernama Toto, yang juga terbakar.
“Warga sempat terpancing emosi melihat aksi pelaku. Beruntung anggota kami sigap mengendalikan situasi dan segera membawa pelaku ke kantor polisi,” sebut Khairul.
Setelah api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.50 WITA, polisi mengamankan MR beserta barang bukti berupa uang tunai, perhiasan imitasi, korek api, pakaian pemadam, celana taktikal, sepatu boot, dan nozel.
Saat diinterogasi, pelaku MR mengaku tidak beraksi sendirian.
MR mengatakan bahwa ada pelaku lain berinisial ER alias S sebagai pelaku utama yang menyuruhnya melakukan pembakaran.
“Pelaku MR mengakui bahwa dirinya tidak sendiri. Pelaku lain, ER alias S, berperan aktif dalam aksi pembakaran pertama. Kami akan terus mendalami kasus ini untuk mengejar pelaku lainnya,” ungkap Khairul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/HSE-Training-Center-Pertamina-Gelar-Latihan-Pemadam-Kebakaran_20241017_171846.jpg)