Menhut Raja Juli Minta Ego Sektoral Dihapus demi Cegah Karhutla di Kalbar
Menhut Raja Juli minta semua pihak hilangkan ego sektoral dan tingkatkan kolaborasi untuk cegah karhutla di Kalimantan Barat.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meminta para pemangku kebijakan terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mampu meruntuhkan ego sektoralnya masing - masing.
Ia menyatakan pemerintah pusat, daerah, antar kementerian dan lembaga, BMKG, TNI dan Polri harus berkoordinasi dan bekerja sama untuk mencegah dan menanggulangi karhutla. Ini dia sampaikan saat memimpin apel kesiapsiagaan karhutla di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (5/6/2025).
"Tembok-tembok ego sektoral kalau masih ada mohon segera mungkin diruntuhkan," kata Raja Antoni dalam keterangan resmi Kemenhut RI, Jumat (6/6/2025).
Baca juga: Menteri LH Ungkap 184 Titik Panas Potensi Karhutla Terdeteksi di Beberapa Wilayah
Menurut dia, jika ego sektoral tetap dipertahankan maka masyarakat akan menjadi korban. Semua pihak diharapkan tidak mengutamakan kepentingan sendiri atau merasa lepas tanggung jawab tanpa mau berkoordinasi.
Adapun berdasarkan data Kemenhut per 22 April 2025, total area terdampak karhutla di Provinsi Kalimantan Barat tercatat 494 hektare. Angka ini di bawah Riau dengan 699 hektare dan di atas Aceh 296 hektare terdampak.
"Semua rakyat Indonesia akan jadi korban, oleh karena itu kita tingkatkan kolaborasi keberhasilan kita juga untuk terus menurunkan angka Karhutla," tuturnya.
Lanjutnya, aspek penegakan hukum juga wajib dijalankan secara efektif untuk menghadirkan efek jera bagi mereka yang lalai atau enggan berupaya mencegah potensi kejadian karhutla.
Raja Antoni kemudian mengingatkan kejadian kebakaran hutan yang terjadi di Kalimantan Barat dan Pontianak beberapa tahun lalu.
Di mana kala itu asap menyelimuti langit Kalbar, hingga bandara di Pontianak ditutup selama hampir satu bulan. Banyak masyarakat yang terkena penyakit pernapasan dan sekolah diliburkan.
"Harus diingatkan kembali, harus hati-hati, jangan terlibat pada kebakaran hutan dan lahan, bersama-sama mengantisipasi menekan angka karhutla di Kalbar," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ANTISPASI-KARHUTLA-DI-KALIMANTAN-BARAT.jpg)