Rabu, 7 Januari 2026

Pendaki Tewas di Gunung Rinjani

Bukan Pertama, Agam Rinjani Ternyata Pernah Evakuasi WNA Malaysia Jatuh di Jurang Rinjani Mei Lalu

Sosok Agam Rinjani ternyata melakukan evakuasi jenazah WNA Malaysia yang jatuh di jurang Gunung Rinjani pada Mei lalu

Instagram @agam_rinjani
PAHLAWAN RINJANI - Sosok Agam Rinjani ternyata terlibat dalam Tim SAR gabungan yang mengevakuasi jenazah WNA Malaysia jatuh di Gunung Rinjani pada Mei 2025 lalu 

TRIBUNNEWS.COM - Sosok Agam Rinjani, satu dari petugas yang tergabung dalam Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Juliana Marins ternyata melakukan hal serupa pada kejadian sebelumnya.

Ia terlibat dalam tim evakuasi jenazah WNA asal Malaysia bernama Rennie Bin Abdul Ghani (57) pada Mei 2025 lalu.

Hal tersebut terlihat pada unggahan lawas akun Instagram sang tour guide Gunung Rinjani, @agam_rinjani.

Diketahui, WNA Malaysia tersebut tewas mengalami kecelakaan di   jalur destinasi wisata pendakian Torean, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Evakuasi digelar pada Sabtu, 4 Mei 2025.

Baca juga: Otoritas Brasil Turun Tangan setelah Kasus Juliana Marins Jatuh di Gunung Rinjani, Senator Usul RUU

Dalam unggahan yang dibagikan bersama akun Instagram Balai Taman Nasional Gunung Rinjani @btn_gn_rinjani, akun Agam Rinjani turut disertakan bersama.

Serupa dengan proses evakuasi yang dilakukan kepada Juliana Marins, WNA Brasil yang jatuh di jurang Rinjani beberapa hari lalu, proses evakuasi terhadap jenazah Rennie Bin Abdul Ghani menggunakan bantuan tali serta tandu.

Sosok Agam juga terlihat sebagai petugas yang turun dengan teknik rapeling memakai tali carabiner.

Petugas lain tampak membantunya, menarik tandu serta membawanya menuruni gunung setelah berhasil diangkat dari jurang.

Proses evakuasi jenazah WNA Malaysia jatuh di Gunung Rinjani
Proses evakuasi jenazah WNA Malaysia bernama Rennie Bin Abdul Ghani yang jatuh di jurang Gunung Rinjani pada Mei 2025 lalu, salah satu petugasnya adalah Agam Rinjani

Minta Maaf

Sosok pemandu di Gunung Rinjani, Agam Rinjani, tengah menjadi perbincangan publik setelah aksinya mengevakuasi jenazah Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang terjatuh di dasar jurang sedalam lebih dari 600 meter.

Aksinya tersebut pun viral di media sosial setelah upayanya melakukan evakuasi turut disiarkan melalui siaran langsung atau live di akun TikTok miliknya pada Rabu (25/6/2025) kemarin.

Namun, viralnya Agam Ranjani tidak hanya karena aksi heroiknya saja. Meski telah berhasil mengevakuasi Juliana, Agam tetap merasa bersalah.

Pasalnya, dia tidak bisa menyelamatkan Juliana dalam kondisi hidup setelah terjatuh.

Hal itu membuat Agam Rinjani pun meminta maaf kepada warga Brasil yang turut menyoroti peristiwa tragis yang menimpa Juliana tersebut.

Adapun permintaan maaf Agam Ranjani tersebut dilakukannya saat melakukan live di akun Tiktok miliknya dan diunggah oleh akun X, @aingriwehuy.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved