Forum Ojol Minta Maaf atas Kericuhan di Godean, Dukung Polisi Usut Penganiayaan dan Perusakan Mobil
FOYB juga mengimbau seluruh pengemudi ojek online untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas kebenarannya
“Kami mendukung polisi mengungkap tuntas pelaku penganiayaan dan pihak-pihak yang melakukan perusakan,” tulis FOYB di akun media sosialnya.
Situasi Kampung Bantulan Mencekam
Ketua RT 03 Bantulan, Nur Salim, mengatakan suasana kampung sempat mencekam.
Warga, terutama lansia, trauma karena suara gaduh dan kerumunan besar di depan rumah T.
“Kami kaget sekali. Warga panik, tidak ada yang berani keluar rumah,” ujar Nur Salim.
Pascaperistiwa itu, T diamankan ke Mapolresta Sleman untuk pemeriksaan. Keluarga T masih bertahan di rumah dengan penjagaan aparat.
Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Wahyu Agha Septyan, menyebut pihaknya sudah mengantongi rekaman CCTV dan video amatir yang viral di media sosial sebagai alat bukti.
“Kami menduga ada puluhan orang terlibat perusakan. Kami akan lakukan pendalaman dan identifikasi satu per satu,” kata Wahyu.
Pelaku perusakan kendaraan dinas akan dijerat Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau barang.
Pihak kepolisian dan FOYB sama-sama mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan media sosial, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan menghindari provokasi.
“Kami berharap masyarakat tak terpancing unggahan hoaks. Percayakan penanganan kasus ini pada aparat penegak hukum,” pungkas AKP Wahyu. (Tribun Jogja/Agus Wahyu)
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Komunitas Driver Ojol Jogja Minta Maaf Ke Warga Bantulan Godean
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Driver-Ojol-Diduga-Aniaya-Pembeli-karena-Orderan-Terlambat.jpg)