Sabtu, 9 Mei 2026

Gunung Lewotobi Meletus

Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Setinggi 18 Km, Warga Diimbau Menjauh Radius 7 Km

Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus setinggi 18 km, status AWAS. Warga diminta menjauh radius 7 km dan waspadai banjir lahar.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS/
ERUPSI GUNUNG LEWOTOBI -Asap dan abu pekat membubung tinggi dari puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki saat erupsi dahsyat terjadi di Flores Timur, Senin (7/7/2025).. TRIBUNNEWS/HO/Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki 

TRIBUNNEWS.COM, LARANTUKA - Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi dahsyat pada Senin (7/7/2025) pukul 11.05 Wita.

Letusan tersebut memunculkan kolom abu vulkanik setinggi 18.000 meter di atas puncak, atau sekitar 19.582 meter di atas permukaan laut.

Informasi ini disampaikan oleh Fajaruddin M Balido, petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, melalui laporan resmi di laman magma.esdm.go.id.

“Tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 18.000 meter di atas puncak, dengan arah sebaran abu ke utara, timur laut, dan barat laut,” ujar Fajaruddin.

Kolom letusan yang berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ini bahkan terlihat jelas dari Kota Maumere, memicu perhatian warga dan menciptakan suasana mencekam di sejumlah daerah sekitar.

Baca juga: Tinggal Seorang Diri, Kisah Mama Nelon Menyambung Hidup di Tengah Abu Erupsi Gunung Lewotobi

Status Gunung Ditingkatkan ke Level IV (AWAS)

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki berada pada Level IV atau AWAS. Erupsi disebut masih berlangsung saat laporan dibuat.

PVMBG juga mengeluarkan imbauan resmi bagi masyarakat, termasuk larangan melakukan aktivitas di radius 6 km dari puncak dan hingga 7 km pada arah sektoral barat daya hingga timur laut.

Imbauan PVMBG untuk Masyarakat:

Tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 km dan sektoral 7 km dari pusat erupsi.
Tetap tenang, tidak percaya isu tidak jelas, dan mengikuti arahan pemerintah daerah.

Waspadai potensi banjir lahar hujan, khususnya di wilayah aliran sungai Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.

Bagi warga terdampak hujan abu, gunakan masker atau pelindung hidung dan mulut.

Pemda diimbau terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan di Desa Pululera, Kec. Wulanggitang, Flores Timur.

Informasi lanjutan bisa diperoleh melalui PVMBG di Bandung atau telepon 022-7272606.
Sementara itu, beberapa wilayah seperti Kabupaten Sikka mulai merasakan dampak sekunder seperti krisis air bersih akibat erupsi.

PVMBG dan BPBD masih terus melakukan pemantauan intensif dan mengingatkan seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya di musim hujan yang bisa memicu banjir lahar.


Artikel ini telah tayang di Tribunflores.com dengan judul BREAKING NEWS: Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus Senin Pagi, Tinggi Kolom Abu 18 Kilometer

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved