Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi
Hanya Dedi Mulyadi yang Muncul Minta Maaf, Pasutri Baru hingga Sang Mertua Kapolda Metro Bungkam
Makan gratis nikahan anaknya tewaskan 3 orang, hanya Dedi Mulyadi yang muncul minta maaf, pasutri baru dan sang mertua Kapolda Metro bungkam.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesta pernikahan di Gerbang Barat Alun-alun Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (18/7/2025) seketika berubah jadi tragedi maut.
Tiga orang terjatuh dan terinjak-injak hingga tewas dalam pesta rakyat pernikahan Wabup Garut, Putri Karlina dengan Anggota DPRD Jabar, Maula Akbar.
Tak hanya korban nyawa, sebanyak 26 warga pingsan karena kekurangan oksigen saat berdesak-desakan antre makan gratis yang jadi rangkaian pesta rakyat pasutri baru, Putri Karlina - Maula Akbar.
Putri Karlina Kelahiran Garut 14 Maret 1993 merupakan anak sulung dari Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto.
Sebelum jadi Kepala Daerah, Putri Karlina berprofesi sebagai dokter gigi, pengusaha bidang kuliner, punya salon muslimah dan politisi Gerindra.
Putri Karlina punya tiga anak dari pernikahan sebelumnya, kini dia resmi jadi istri dari Maula Akbar.
Baca juga: Kronologi Tragedi Pernikahan Maula Akbar-Putri Karlina, Pesta Rakyat yang Berujung 3 Orang Tewas
Sementara suami barunya, Maula Akbar kelahiran Bandung 3 November 1999 merupakan anak dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dengan istri pertama, Sri Setyawati yang telah meninggal saat Maula berusia 3 bulan.
Maula Akbar terpilih sebagai anggota DPRD Jabar dengan 400.478 suara dari Dapil Jabar X (Purwakarta-Karawang).
Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta sebelum pindah ke Gerindra.
Pernikahan mereka berlangsung pada Rabu (16/7/2025) di Pendopo Garut dengan mahar unik yakni 90 gram logam mulia, 9 ekor sapi, 99 jenis bibit buah hingga 999 lembar kain tenun.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pasang Badan, Sampaikan Permintaan Maaf
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut berempati terhadap korban meninggal dunia dalam pesta rakyat pernikahan anak kandungnya.
Dia pun memberikan santunan Rp 150 juta untuk keluarga korban.
Dedi Mulyadi mengaku sudah memerintahkan stafnya berangkat ke Garut menemui kelurga korban.
Identitas tiga korban tewas itu yakni:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kolase-4-nikahan-sampai-para-mertua-kapolda-metro-dan-dedi-mulyadi.jpg)