Pengakuan Pelaku Aksi Balap Liar di Bogor: Taruhan Judi Dini Hari Dibongkar Polisi
Pelaku balap liar di Bogor akui taruhan Rp50 ribu dini hari. Polisi sita motor dan usulkan garis kejut di lokasi.
Pemotor bernama Fadli mengaku sempat diberhentikan saat melintas dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
"Saya disetop juga, nunggu mereka main. Pas mau pulang, kejadian di Yasmin itu," kata Fadli, Kamis (20/3/2025).
Ia menyebut kelompok balap liar itu sengaja menghadang pengguna jalan.
"Sekelompok orang memberhentikan pengendara, berjejer motor di depan-belakang," ujarnya.
Fadli menilai aksi tersebut meresahkan dan berbahaya.
"Sudah dua kali saya lewat situ, pasti ada balap liar jam segitu," ungkapnya.
Bhabinkamtibmas Aiptu Abdilah membenarkan aktivitas tersebut.
"Biasanya jam 03.00–04.00 WIB mereka tes motor di Jalan Pendidikan," katanya (12/6/2025).
Abdilah menyayangkan minimnya koordinasi warga dengan polisi.
"Jujur saya resah. Harusnya warga kontak RT/RW dulu, lalu ke saya. Saya juga punya tugas lain," katanya.
Ia menambahkan, jumlah pelaku sering kali terlalu banyak untuk ditindak langsung.
"Pernah kami sergap, mereka langsung kabur," ujarnya.
Ia pun mengusulkan pemasangan garis kejut di Jalan Raya Bukit Dago.
"Saya juga ingin masyarakat damai, tidak terganggu suara motor tengah malam," ucapnya.
Warga setempat, Abay, juga mengonfirmasi balap liar kerap terjadi di atas pukul 00.00 WIB, terutama saat akhir pekan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-balap-liar_20141206_132433.jpg)