Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI
Tak Cuma di Solo, Demo di Yogyakarta, Surabaya, Semarang, dan Medan Juga Berakhir Ricuh
Aksi demo di berbagai daerah di Indonesia seperti di Solo dan Semarang, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Surabaya, hingga Medan berakhir ricuh
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Tiara Shelavie
Mereka datang sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung melakukan aksi lempar ke dalam Gedung Grahadi dan ke arah petugas yang berjaga.
Gedung grahadi merupakan rumah dinas Gubernur Jawa Timur yang dibangun pada tahun 1795 lalu dengan gaya arsitektur neoklasik Eropa.
TribunJatim.com mewartakan, massa juga melakukan perusakan pagar dan berupaya masuk menyerang petugas.
“Polisi pembunuh. Jangan tindas rakyat,” teriakan terdengar dari kelompok massa aksi.
Motor milik Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jawa Timur, bernama Erwin Sugiarta dibakar oleh massa.
“Motor saya Jupiter tahun 2007. Saya kaget karena motor saya ikut terbakar,” kata Erwin sedih.
Ia mengatakan motornya diparkir di sekitar pagar sisi timur Grahadi.
“Ya ini musibah. Namun ya bagaimana. Padahal itu motor kesayangan saya,” pungkasnya, dikutip dari TribunJatim.com.
Dari pantauan Tribun Jatim, total ada enam motor yang dibakar oleh amukan massa.
Polisi pun berupaya memukul mundur massa dengan menembakkan air dan gas air mata.
Baca juga: Ayah Affan: Tindak yang Bersalah Saja, Tak Semua Polisi Harus Jadi Korban
Polda Jateng Dikepung Massa
Massa aksi gabungan dari driver ojol dan aliansi mahasiswa Semarang menggeruduk Markas Polda Jawa Tengah di Kota Semarang, Jateng, Jumat (29/8/2025).
Sejak pukul 15.00 WIB, massa telah memadati Polda Jateng.
Mengutip TribunJateng.com, aksi demo sempat memanas.
Ada pelemparan botol air mineral ke arah kepolisian yang sedang berjaga di pintu gerbang utama Polda Jateng.
"Kami hanya menyampaikan aspirasi," terang salah satu orator aksi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.