Sabtu, 9 Mei 2026

Aktivitas Belajar Mengajar di Nunukan Digelar Meski Kelas Nyaris Ambruk: Murid Melingkar Cari Aman

Siswa SDN 004 Nunukan tetap belajar di kelas nyaris roboh, debu beterbangan, plafon retak ancam keselamatan mereka.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
tribun kaltara
Siswa SDN 004 Nunukan belajar di kelas nyaris roboh, plafon retak dan debu beterbangan tetap tidak menghalangi semangat mereka. 

TRIBUNNEWS.COM - Meski kondisi bangunan mengancam keselamatan, siswa SD di Nunukan, Kalimantan Utara masih belajar di ruang kelas yang nyaris roboh.

Berdasarkan pemantauan Tribunnews.com pada Selasa (9/9/2025), sudah tidak ada sebagian plafon di ruang kelas tersebut.

Plafon adalah permukaan interior bagian atas dari sebuah ruangan yang berfungsi sebagai penutup antara dinding dan atap. 

Dalam konstruksi bangunan, plafon sering disebut juga sebagai langit-langit. Atap dari bangunan kelas itu terlihat jelas.

Para pelajar dapat melihat rangka hollow atau rangka logam ringan yang menjadi struktur utama penyangga papan plafon.

Debu-debu dari sisa plafon yang ambruk masih beterbangan di kelas.

Retakan dan kebocoran masih menghantui hampir seluruh ruang kelas. 

Bekas potongan gypsum tampak ditumpuk di dekat pintu masuk sekolah, menyambut siapa saja yang baru datang.

Dalam situasi serba keterbatasan, para murid belajar seperti biasa.

Mereka riang gembira masuk ke ruang kelas. Anak-anak berlarian menuju kelas sambil membawa buku. Mereka bersiap menerima pelajaran pada hari ini.

Aktivitas belajar-mengajar pun dilakukan di tengah rasa was-was dan khawatir plafon akan ambruk.

Meja dan kursi dipindahkan menjauh dari area yang paling rawan runtuh. Posisi belajar siswa melingkar menjauh dari atap. Mereka berusaha fokus meski sesekali menoleh ke atas dengan waspada.

Guru berdiri di depan kelas. Dia  menyampaikan materi sambil sesekali mengingatkan anak-anak untuk tidak terlalu dekat dengan dinding yang retak. Beberapa siswa terlihat membersihkan meja dari debu plafon yang berjatuhan.

Di luar kelas, kepala sekolah dan staf berjaga, memantau kondisi bangunan sambil berharap tak ada kejadian susulan. 

Kepala SDN 004 Nunukan, Kalimantan Utara, Petrus, merasa beruntung plafon kelas ambruk saat sedang tidak ada aktivitas belajar-mengajar.

"Untungnya plafon yang ambruk itu jatuh saat malam hari, jadi tidak ada siswa di dalam," kata Kepala SDN 004, Petrus kepada TribunKaltara.com.

Petrus bercerita, plafon ruang kelas ambruk pada Jumat malam (05/09/2025). Bukan kali pertama, karena kejadian serupa sudah menimpa kelas lain pada September 2024.

"Sekarang, hampir semua kelas sudah ada retakan. Kami hanya bisa runtuhkan sendiri plafon yang sudah tidak kuat, khawatirnya runtuh tiba-tiba," ucapnya.

Meski penuh keterbatasan, aktivitas belajar mengajar tetap berjalan. Sebanyak 337 siswa dari kelas I hingga VI harus terbiasa dengan suara tetesan air dari atap yang bocor, terutama saat hujan deras. 

"Kami sudah bersihkan sisa plafon yang jatuh. Kelas tetap dipakai, tapi ya tetap ada rasa was-was," ujar Petrus.

Petrus menuturkan bahwa pengerjaan bangunan SDN 004 mulai tahun 2020 oleh Kementerian PUPR dengan sumber anggaran APBN. 

"Pengerjaan bangunan sekolah selesai 2021 dan ditempati siswa," tambahnya.

Kondisi ini turut mendapat perhatian Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul, yang datang meninjau sekolah. Ia mengaku miris ketika melihat langsung keadaan ruang belajar anak-anak tersebut.

"Sejak masuk gerbang, saya sudah lihat tumpukan plafon bekas yang runtuh. Hampir semua kelas bocor, bahkan ruang kepala sekolah pun tidak ada. Kalau sampai plafon jatuh di jam belajar, siapa yang mau bertanggung jawab?," tegas Andi Fajrul.

Politisi NasDem itu meminta Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan segera mengambil langkah cepat sebelum ada korban. 

"Ini menyangkut keselamatan anak-anak dan guru. Jangan tunggu ada kejadian fatal dulu," tuturnya.

Di tengah segala keterbatasan, siswa SDN 004 tetap belajar dengan semangat. Mereka duduk di bangku kayu, menulis, membaca, dan sesekali menengadah ke langit-langit kelas yang retak. 

"Harapan siswa sederhana aja bisa menuntut ilmu dengan aman, tanpa harus khawatir plafon runtuh di atas kepala," ungkap Andi Fajrul.

Plafon Bakal Dibongkar

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ( Kaltara) memastikan keselamatan siswa menjadi prioritas utama pasca insiden plafon ambruk di SDN 004 Nunukan Selatan, Sei Lancang.

Kepala Disdik Nunukan, Akhmad, mengatakan pihaknya sudah menginstruksikan agar plafon-plafon retak di sekolah segera diruntuhkan.

Hal serupa juga diterapkan pada sekolah-sekolah di Pulau Sebatik yang mengalami kondisi bangunan lembab sehingga ambruk.

"Kalau ada yang retak, runtuhkan saja. Jangan sampai menimpa anak-anak saat belajar. Di Sebatik sudah berkali-kali kami lakukan itu, daripada berisiko. Baru nanti kami anggarkan untuk perbaikannya," kata Akhmad kepada TribunKaltara.com, Selasa (09/09/2025), siang.

Menurut Akhmad, sejumlah sekolah di Pulau Sebatik juga mengalami kerusakan serupa, terutama pada bagian plafon akibat kelembaban bangunan. 

Sebagai langkah awal, Disdik melakukan inventarisasi terhadap seluruh sekolah yang mengalami kerusakan.

"Kita inventarisir dulu berapa total sekolah yang perlu diperbaiki. Nanti diusulkan masuk dalam APBD murni 2026," ucapnya. 

Terkait SDN 004 Nunukan, Akhmad mengungkapkan bahwa pihaknya akan melaporkan kondisi tersebut ke Kementerian PUPR.

Dia mengaku bahwa proses koordinasi dengan Kementerian PUPR agak terhambat karena sering berganti pejabat.

"Bangunan itu kan dikerjakan Kementerian PUPR dengan anggaran APBN. Kita sudah laporkan, tapi memang orang di kementerian juga sering berubah-ubah, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)," ujarnya. 

Meski demikian, Disdik Nunukan memastikan tidak akan menunggu lama untuk memberikan solusi darurat. 

Prioritas utama adalah menjaga keamanan siswa dan guru selama kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.

"Keselamatan anak-anak yang utama. Jadi selama belum diperbaiki, plafon yang rusak kita minta segera dibongkar," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Disdik Nunukan Kaltara Instruksikan Bongkar Plafon Retak di SDN 004, Perbaikan Masuk APBD Murni 2026, 

Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul BREAKING NEWS Plafon Ruangan Kelas SDN 004 Nunukan Ambruk, Siswa Belajar dengan Rasa Was-was, 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved