Minggu, 10 Mei 2026

Konsumsi Mie dan Minuman Bersoda, Siswa SD di Pasuruan Tewas Usai Mengeluh Sakit

Siswa SD di Pasuruan meninggal usai konsumsi mi instan pedas dan soda saat perut kosong, polisi imbau orang tua awasi pola makan.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
Freepik.com
MIE INSTAN - Siswa SD di Pasuruan meninggal usai konsumsi mi instan pedas dan soda saat perut kosong, polisi imbau orang tua awasi pola makan. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang siswa SD di Nguling, Pasuruan, meninggal setelah mengonsumsi mi instan pedas dan minuman bersoda dalam kondisi perut kosong. 
  • Korban sempat dirawat di Puskesmas namun tak tertolong. 
  • Polisi menduga gangguan lambung jadi penyebab dan mengimbau orang tua serta sekolah memperhatikan pola makan anak

TRIBUNNEWS.COM - Peristiwa meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Kecamatan Nguling, Pasuruan, menjadi perhatian warga setempat.

Bocah berinisial RGA (10) dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami penurunan kondisi kesehatan usai mengonsumsi mi instan pedas dan minuman bersoda dalam keadaan perut kosong.

Korban sempat menjalani perawatan di Puskesmas Nguling. Namun, nyawanya tidak tertolong setelah kondisi tubuhnya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia pada Jumat (8/5/2026) pagi.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, menjelaskan peristiwa bermula saat korban mengikuti pelajaran olahraga di sekolah sekitar pukul 09.00 WIB pada Kamis (7/5/2026).

Saat itu, korban disebut belum sempat sarapan sebelum berangkat ke sekolah.

Setelah mengikuti aktivitas olahraga dan merasa lapar, korban membeli mi instan pedas serta minuman bersoda di sekitar lingkungan sekolah.

Tak lama setelah mengonsumsi makanan dan minuman tersebut, korban mulai mengeluhkan mual dan pusing.

“Siswa mengeluhkan sakit setelah makan mi instan pedas dan minum soda dalam kondisi perut kosong. Kemudian sekolah mengizinkan pulang untuk beristirahat,” ujar Aipda Junaidi, Sabtu (9/5/2026).

Baca juga: Tangis Istri Pecah Usai Intel Polda Lampung Tewas Ditembak Maling Motor: Anak-Anak Butuh Dia

Sempat Menjalani Rawat Inap

Setelah tiba di rumah, pihak keluarga langsung membawa korban ke Puskesmas Nguling untuk mendapatkan penanganan medis.

Petugas kesehatan kemudian memutuskan korban menjalani rawat inap karena kondisi kesehatannya terus menurun.

Meski telah mendapatkan perawatan, kondisi RGA disebut kembali memburuk hingga akhirnya meninggal dunia keesokan harinya.

Dari hasil pemeriksaan awal, aparat kepolisian menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

Polisi menduga korban mengalami gangguan lambung setelah mengonsumsi makanan pedas dan minuman bersoda dalam kondisi belum makan sejak pagi.

“Dugaan sementara korban mengalami gangguan asam lambung setelah mengonsumsi makanan pedas dan minuman bersoda sebelum sarapan,” kata Aipda Junaidi.

Polisi Imbau Orang Tua Perhatikan Pola Makan Anak

Menanggapi kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau orang tua agar lebih memperhatikan kondisi anak sebelum berangkat sekolah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved