Sabtu, 25 April 2026

Ijazah Jokowi

Hari Ini Roy Suryo Cs Gelar Bedah Buku Jokowi’s White Paper di UII Yogya

Roy Suryo dan tim bedah buku Jokowi’s White Paper di UII Yogyakarta, bahas dokumen pendidikan dan rencana buku lanjutan soal Gibran.

Editor: Glery Lazuardi
Tangkap layar Live KompasTV
PAKAR TELEMATIKA ROY SURYO.- Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dr. Tiffauzia Tiyassuma menggelar diskusi ilmiah dan bedah buku Jokowi’s White Paperdi Auditorium UII Yogyakarta. Buku setebal 700 halaman ini membahas kajian digital forensik, neuropolitika, dan keabsahan dokumen pendidikan Presiden Joko Widodo. Acara ini juga menyinggung rencana penerbitan buku lanjutan tentang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

“Ya, buku ini memuat dokumentasi tentang apa yang kami lakukan sejauh ini, mulai dari ketika isu pertama kali muncul, hingga penelitian langsung atas salinan skripsi Presiden Jokowi di Fakultas Kehutanan UGM,” kata Roy Suryo saat soft launching buku, Senin (18/8/2025), dilansir dari Kompas.com.

Soft launching buku Jokowi’s White Paper diadakan di sebuah coffee shop yang masih berada di area University Club (UC) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Selain kajian digital forensik oleh Rismon Hasiholan, lanjut Roy Suryo, buku ini juga memuat analisis neuropolitika dari Tifauzi Tiyassuma yang menelaah pola perilaku politik seseorang.

“Buku ini sebenarnya potret perjalanan sejak 2013, saat isu pertama kali muncul," kata Roy Suryo.

"Kami sepakat menjudulinya Jokowi’s White Paper karena ingin membersihkan kampus kami tercinta ini, Universitas Gadjah Mada, tempat kami bertiga kuliah,” imbuhnya.

Bakal Terbitkan Buku Gibran

Setelah meluncurkan dan membedah buku Jokowi’s White Paper, Roy Suryo bersama dua rekannya menyatakan siap menerbitkan buku lanjutan yang akan membahas Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Pernyataan tersebut disampaikan Roy usai acara bedah buku yang digelar di Yayasan Pendidikan Islam Al Mukmin, Ngruki, Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Rabu (10/9/2025).

“Kami bertiga, saya, Doktor Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa siap menerbitkan buku kedua tentang sosok Joko Widodo, dan buku ketiga mengenai Gibran Rakabuming Raka,” ujar Roy.

Roy juga menyinggung persoalan hukum yang tengah dihadapi Gibran.

Saat ini, Gibran diketahui sedang digugat secara perdata oleh seorang bernama Subhan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Kami akan support Pak Subhan, apapun tujuannya. Yang jelas, kita tidak boleh lagi memiliki pemimpin yang tidak jelas rekam pendidikannya,” tegas Roy.

Buku Jokowi’s White Paper sendiri menuai sorotan publik karena memuat kumpulan kajian para penulis terkait dokumen pendidikan Presiden Joko Widodo.

Roy dan timnya menyebut buku tersebut sebagai bentuk kritik akademik dan catatan bagi masyarakat mengenai pentingnya transparansi dalam kepemimpinan nasional.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka digugat secara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas dugaan penggunaan ijazah SMA yang tidak sah saat mendaftar sebagai calon wakil presiden.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved