Kamis, 30 April 2026

Cerita Korban Selamat Kapal Terbakar di Samudera Hindia, Sebut Terjadi 2 Kali Ledakan

Cerita korban selamat kasus terbakarnya kapal ikan KM Anugerah Indah 18 di Samudera Hindia, tepatnya di sisi selatan jauh Pulau Sumbawa.

Tayang:
Istimewa/TribunJatim.com
KORBAN KAPAL TERBAKAR - Proses evakuasi korban kapal ikan terbakar di Samudera Hindia. Evakuasi dilakukan di Pelabuhan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (11/10/2025). Kapal tersebut membawa 25 orang yang terdiri dari kru dan kapten. 

TRIBUNNEWS.COM - Muhammad Ilman Setiadi alias Ucil adalah salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Anugerah Indah 18 yang selamat dalam insiden kebakaran kapal ikan di Samudera Hindia, tepatnya di sisi selatan jauh Pulau Sumbawa, Rabu (8/10/2025).

Dalam peristiwa itu, ABK bernama Kasudi (47), warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah, meninggal dunia sedangkan tujuh ABK mengalami luka bakar.

KM Anugerah Indah 18 merupakan kapal yang berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah, membawa 25 orang yang terdiri dari kru dan kapten. 

Kapal itu berangkat mencari ikan dari Pelabuhan Tanjungwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Menurut Ucil, kapal berangkat mencari ikan pada pertengahan bulan September 2025.

"Tujuannya ke arah perairan Lombok, koordinat 117. Itu memang daerah operasi kami biasanya. Biasanya memang narik ikan di situ," katanya kepada TribunJatim.com saat ditemui di RSUD Blambangan Banyuwangi, Sabtu (11/10/2025).

Sebulan sebelum kapal terbakar, warga Batang itu mengaku tak pernah mendengar ada masalah pada mesin kapal.

Ia menyebut, mesin baru mengalami masalah beberapa saat sebelum peristiwa nahas itu.

"Waktu kejadian, sekitar jam 11.00 siang, semua ABK sedang istirahat. Tiba-tiba ada yang teriak, 'bangun, kebakaran! Keluar asap!' Kami semua langsung bangun, estafet ambil air biar apinya padam," ujarnya.

Awalnya, proses pemadaman tampak membuahkan hasil di mana asap menipis dan percikan api sempat hilang.

Sekitar lima ABK bagian mesin mencoba masuk ke kamar mesin untuk menghidupkan kembali kapal, tetapi dalam hitungan detik terjadi ledakan.

Baca juga: Cerita Saksi soal Kebakaran di SPBU Leuwigajah: Mobil Bolak-Balik 10 Kali Isi Bensin Rp2 Juta

Ledakan itu melukai lima kru di kamar mesin dan tiga kru yang berdiri tak jauh dari lokasi tersebut.

Selain itu, ledakan yang terjadi memunculkan aroma tak sedap. Beberapa ABK khawatir aroma itu beracun .sehingga mereka lekas-lekas menjauhkan rekan yang terluka ke tempat aman.

"Setelah itu, kami semua menjauh, untung radio masih menyala. Jadi kapten kapal bisa kontak kapal lain minta bantuan. Alhamdulillah, ada Kapal Victory Makmur yang datang menolong," tutur Ucil.

Dua jam kemudian, KM Victory Makmur datang mendekat dan para kru mengevakuasi seluruh ABK serta kapten KM Anugerah Indah 18.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved