Sabtu, 11 April 2026

Duduk Perkara Bentrokan Antar Driver di Batam, Berawal dari Unggahan di Medsos

Inilah duduk perkara bentrokan antara driver online di Kota Batam, Kepulauan Riau. Disebut bermula dari unggahan di media sosial

TRIBUNBATAM.ID/UCIK SUWAIBAH
BENTROKAN DRIVER ONLINE DI BATAM - Kondisi terkini depan Hotel Utama, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (12/10/2025). Dua kelompok driver online di Batam sebelumnya terlibat bentrok sekira pukul 02.00 WIB. 

Ringkasan Berita:

  • Ketua Komando Batam ceritakan penyebab kedua kelompok driver online bentrok
  • Feryandi sebut bermula dari unggahan di TikTok
  • Ketua ADOB masih tanyai anggotanya soal kejadian

TRIBUNNEWS.COM - Dua kelompok driver online Aliansi Driver Online Batam (ADOB) dan Komunitas Andalan Driver Online (Komando) Batam terlibat bentrokan.

Bentrokan antar dua komunitas driver online tersebut pecah di sekitaran kawasan Hotel Utama, Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (12/10/2025) dini hari.

Ketua Komando Batam, Feryandi Tarigan membeberkan duduk perkara bentrokan antara kelompoknya dan ADOB.

Ia menceritakan, awal mula bentrokan ini karena adanya konten video yang diunggah oleh salah satu pembina ADOB di TikTok dengan nada provokatif.

"Karena salah satu pembina ADOB membuat video konten provokasi yang menyebut kalimat tidak mengenakkan kepada para driver online yang diunggah di medsos (Tiktok)," kata Feryandi.

Feryandi mengatakan, pihaknya telah meminta penjelasan soal video yang dimaksud.

Namun, respons yang ia dapatkan justru dinilai menyinggung.

"Ada konten video yang menyinggung driver online, waktu itu kami juga minta penjelasan."

"Malah menyebut 'perang aja' sekalian, dengan kalimat yang menurut kami menantang," bebernya, qdikutip dari TribunBatam.id.

Baca juga: Dua Kelompok Driver Online di Batam Bentrok, Motor Rusak Mobil Terbalik

Kelompoknya, lanjut Feryandi, sempat menahan diri supaya tidak terpancing.

Namun, di hari kejadian sebelum mediasi berlangsung di Polresta Barelang, sejumlah kendaraan berstiker Komando Batam justru dihentikan oleh pihak ADOB.

Hal tersebut lah yang membuat bentrokan antar dua kelompok tersebut pecah.

"Dari situlah muncul keributan."

"Bahkan istri salah satu anggota kami yang kebetulan lewat di depan Hotel Utama dipukul, sekarang masih dirawat. Itu yang jadi pemicunya," ungkapnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved