Jasad Korban Diterkam Buaya Ditemukan Tak Utuh, Kepala dan Tangan Mengambang
Pardi Wijaya (31), pemancing yang tenggelam di Perairan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, Kalimantan Timur ditemukan tak bernyawa.
Ringkasan Berita:
- Pemancing ditemukan tewas diterkam buaya di Perairan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat
- Baru kepala dan tangan kanan korban yang ditemukan
- Aparat masih mencari bagian tubuh lain dari korban
TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN – Pardi Wijaya (31), pemancing yang tenggelam di Perairan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, Kalimantan Timur ditemukan tak bernyawa, Rabu (15/10/2025).
Bagian tubuhnya berupa kepala dan tangan bagian kanan ditemukan mengambang di sekitar perairan Kariangau.
Baca juga: Mengenal Perairan Kariangau Balikpapan, Lokasi Ditemukannya Potongan Tubuh Pemancing Diterkam Buaya
Warga Jalan Patimura RT 42, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara itu sehari-hari bekerja di salah satu perusahaan di kawasan tersebut.
Kapolsek Balikpapan Barat AKP Sukarman Sarun SH mengatakan Pardi Wijaya diduga diterkam buaya saat memancing bersama rekan-rekannya, Selasa (14/10/2025) malam.
Ia menyampaikan, laporan pertama diterima sekitar pukul 01.50 Wita, Rabu (15/10/2025) di Mako Polsek Balikpapan Barat.
"Kami menerima laporan adanya warga yang diterkam buaya di wilayah perairan Selok Tengah, segmen 3B2, Kilometer 13, Kelurahan Kariangau. Setelah itu personel langsung menuju lokasi kejadian," jelas AKP Sukarman.
Laporan awal diterima dari adik korban, Fitriani (29), warga Baru Ulu Balikpapan Barat, setelah mendapatkan kabar dari keluarga di Penajam.
Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama tiga rekan kerjanya pergi memancing di perairan Selok Tengah setelah selesai bekerja.
Saat itu, korban berada di posisi paling depan di atas pohon yang menjorok ke sungai.
Sekitar pukul 18.30 Wita, terdengar suara “plak-plak” dari arah sungai.
"Saksi melihat ke arah sumber suara, namun korban sudah tidak tampak di atas pohon. Air di sekitar lokasi pun terlihat tenang," ujar AKP Sukarman.
Tak lama kemudian, rekan korban melihat beberapa ekor buaya berenang di sekitar lokasi.
Seekor buaya terlihat menggigit tubuh korban sebelum menyelam ke dasar sungai.
Berdasarkan keterangan saksi, buaya di lokasi berjumlah lebih dari tiga ekor dengan ukuran mencapai lima meter lebih.
Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh rekan korban dibantu masyarakat setempat.
Sekitar pukul 02.49 Wita, warga menemukan bagian tubuh korban, yakni kepala dan tangan kanan yang mengambang di sekitar lokasi kejadian.
"Personel Polsek Balikpapan Barat bersama keluarga korban tiba di lokasi sekitar pukul 04.20 Wita. Situasi di lapangan saat itu terpantau aman dan tertib," tambah AKP Sukarman.
Tim gabungan dari Polsek Balikpapan Barat, Basarnas Balikpapan, serta masyarakat kini masih melakukan pencarian lanjutan untuk menemukan sisa bagian tubuh korban lainnya.
Dalam kegiatan di lokasi, turut hadir personel SPKT Polsek Balikpapan Barat, di antaranya Aipda Ari Julianto, Bripda Putu Wirawan, dan Brigpol Irwan, bersama keluarga korban dan rekan kerja dari PT Cipta Prestasi.
Evakuasi jenazah korban selanjutnya akan dilakukan menggunakan mobil jenazah dari segmen 3B2 Km 13 Kariangau.
Kapolsek menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan proses pencarian berjalan aman.
"Kami turut berduka atas musibah ini. Kami imbau masyarakat agar lebih waspada dan menghindari aktivitas di perairan yang diketahui menjadi habitat buaya," pungkasnya.
Penulis: Dwi Ardianto
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Diduga Diterkam Buaya, Pria di Balikpapan Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Kariangau
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pencarian-Korban-Diterkam-Buaya-di-Perairan-Kariangau.jpg)