Rabu, 6 Mei 2026

Motif Remaja di Pacitan Bacok Nenek hingga Masuk RS, Sakit Hati Disebut Cucu Pungut

Nenek 70 tahun di Pacitan dibacok cucu angkat hingga luka di kepala dan punggung, gegara sakit hati disebut “cucu pungut”.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
ISTIMEWA
Petugas medis RSUD dr Darsono Pacitan merawat lansia berusia 70 tahun korban penganiayaan cucu angkatnya. Korban mengalami luka bacok di kepala dan punggung akibat amarah pelaku yang tersulut ucapan “cucu pungut”. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang remaja di Pacitan, Jawa Timur, membacok wanita lanjut usia (lansia) berinisial S (70). Remaja itu adalah cucu dari S. 

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan pada Selasa (14/10/2025) pukul 18.00 WIB.

“Dugaan awal kesol karena nenek angkat menyebut pelaku cucu pungut,” kata Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, saat dikonfirmasi Tribunjatim.com pada Rabu (15/10/2025). 

Atas perbuatan itu, korban dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Darsono Pacitan.

Korban, jelas dia, mengalami luka bacok di bagian kepala belakang dan punggung. Saat ini dirawat di RSUD dr Darsono Pacitan.

“Pelaku adalah cucu angkat korban. Pelaku sudah kami amankan di Mapolres Pacitan,” tambahnya.

Hasil pendalaman, pelaku merasa sakit hati. 

Lantaran korban pernah berkata kepada pelaku bahwa pelaku hanya cucu pungut (cucu angkat).

“Hasil penyelidikan awal Diduga pelaku melakukan pembacokan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam berupa golok,” pungkasnya.

Ada sejumlah luka yang dialami oleh nenek S dalam kasus cucu bacok nenek angkat.

“Ada luka di bagian kepala belakang, punggung hingga di atas pantat sedikit,” ungkap Kabag TU RSUD dr Darsono Pacitan, dr Johan Tri Putranto.

Dia menjelaskan luka di kepala bagian belakang sebelah kiri kurang lebih 5 centimeter.  Kemudian punggung itu kurang lebih 4 centimeter . 

“Di atas pantat sedikit atas pantat gitu kurang lebih 3 centimeter dan kondisi terjahit,” kata dr Johan saat dikonfirmasi Tribunjatim Network.

Dr Johan menjelaskan S masuk ke IGD RSUD dr Darsono Pacitan, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Pacitan, Jatim pada Selasa (14/10/2025) malam.

“Yang pertama dilakukan oleh IGD RSUD tentunya kan melihat menilai kan tanda-tandatan kedaruratan. Dicek semuanya,” paparnya.

Setelah dicek organ vital, kemudian dinilai clear, kemudian dilakukan perawatan luka terhadap nenek S.

“Kemudian kita lakukan pemeriksaan penunjang mulai dari ronsent dada kemudian ct scan kepala untuk melihat apakah ada organ dalam yang terluka,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved