Selasa, 5 Mei 2026

Berita Viral

Sempat Ngeyel, Pria yang Dorong Lurah di Medan Kini Minta Maaf, Mawardi: Tak Bermaksud Begitu

Ardi yang awalnya sempat ngeyel tak mau minta maaf dan merasa bersalah karena telah mendorong lurah hingga masuk got akhirnya mengakui kesalahannya

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUNMEDAN.COM/HAIKAL
LURAH JATUH KE GOT - Mawardi (61) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyerangan terhadap Lurah Perintis, Kecamatan Medan Timur, terlihat pelaku ditahan di Polsek Medan Timur, Rabu (15/10/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Mawardi yang dorong Lurah Perintis akhirnya minta maaf dan sesali perbuatannya
  • Ia mengaku emosi karena polisi tidur di depan rumahnya dicopot
  • Polisi tidur tersebut dipasang supaya anak dan cucunya aman bermain di depan rumah

 

TRIBUNNEWS.COM - Mawardi alias Ardi (61), pria yang dorong Lurah Perintis, Medan Timur, Kota Medan, Sumatra Utara akhirnya minta maaf setelah memakai 'seragam' tahanan.

Ardi sebelumnya viral di media sosial karena mendorong Muhammad Fadli, Lurah Kecamatan Perintis hingga korban masuk terjerembab ke dalam got.

Kejadian tersebut pun terekam dalam sejumlah video yang diunggah oleh sejumlah akun media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi saat Fadli tengah melakukan penertiban polisi tidur di Lingkungan I, Jl. Madukoro, Kelurahan Perintis.

Keduanya sempat dimediasi oleh polisi, tapi Mawardi tetap teguh dengan pendiriannya dengan tak mengakui kesalahannya dan menolak minta maaf.

Kini, setelah memakai baju tahanan dan tangan diborgol, Mawardi alias Ardi akhirnya minta maaf.

Ia mengaku khilaf melakukan hal tersebut kepada Fadli.

"Saya tidak bermaksud begitu, saya khilaf dan mohon maaf karena emosi memuncak," ujarnya, dikutip dari TribunMedan.com.

Namun, Ardi mengaku bahwa ia terlebih dulu dipiting oleh lurah, bahkan ia mengaku hal tersebut disaksikan oleh cucunya.

Ardi yang sudah jadi tersangka pun berulang kali menyatakan penyesalannya.

"Saya mohon maaf, saya khilaf, dan berharap pak lurah memaafkan saya," ujarnya.

Baca juga: Pria yang Dorong Lurah di Medan hingga Masuk Got Terancam Penjara, Dua Pihak Enggan Damai

Ia mengaku marah karena polisi tidur yang dipasang di depan rumahnya dicabut oleh pihak kelurahan.

Ardi merasa keberatan karena polisi tidur tersebut dipasang demi keselamatan anak dan cucunya yang sering bermain di depan rumah.

Ia merasa banyak kendaraan yang ngebut saat melewati rumahnya, sehingga ia memasang polisi tidur untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Ardi mengaku merasa tak adil, karena hanya polisi tidur di rumahnya yang dicabut, sementara polisi tidur di sekitar rumahnya tetap dibiarkan.

Bahkan, polisi tidur tersebut disebut Ardi awalnya dipasang oleh kepala lingkungan dan lurah.

Namun, tiba-tiba polisi tidur dicopot tanpa pemberitahuan.

Hingga akhirnya, Ardi yang tak terima mengaku mengambil kembali polisi tidur tersebut dan memasangnya sendiri.

Lalu pada Senin (13/10/2025), ketika lurah dan kepala lingkungan datang untuk mencabut kembali polisi tidur tersebut, terjadilah pertengkaran hingga Muhammad Fadli terjerembab masuk ke got.

Ditangkap Polisi

Sebelumnya, peristiwa tersebut terjadi saat Fadli tengah melakukan penertiban polisi tidur di Lingkungan I, Jl. Madukoro, Kelurahan Perintis.

Fadli pun melaporkan apa yang dialaminya kepada polisi. Mawardi, warga yang mendorong Fadli hingga tercebur ke got, terancam dipenjara.

Hal tersebut dikonfirmasi Kapolsek Medan Timur Kompol Agus Manimbul Butarbutar.

Mengutip Tribun-Medan.com, pihaknya telah melakukan mediasi terhadap Mawardi alias Ardi dan Fadli.

Namun, kedua belah pihak tak sepakat untuk berdamai dan memilih melanjutkan ke proses hukum.

Pihak kepolisian juga tengah menunggu hasil visum dari RS Bhayangkara sebelum menahan pelaku.

"Saat ini A sudah diperiksa. Kita hanya menunggu hasil visum si Lurah Perintis dari Rumah Sakit Bhayangkara II Medan," ucap Kompol Agus.

Baca juga: 5 Populer Regional: Sosok Lurah Didorong Warga Masuk Got - Mbah Tarman Dilaporkan ke Polisi

Setelah visum keluar, pihak kepolisian akan menangkap Ardi.

"Pelaku A, akan kita tahan," katanya.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Mawardi, Pria yang Dorong Lurah Perintis Sampai Masuk Parit Minta Maaf, Ngaku Khilaf

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(Tribun-Medan.com, Haikal Faried Hermawan)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved