Jumat, 5 Juni 2026

Siswi SMK Ditendang Anak Kepsek, Orang Tua Minta Maaf Usai Korban Lapor Polisi

Viral siswi SMK ditendang saat piket di Polewali Mandar, pelaku anak kepsek, korban lapor polisi dan jalani visum.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
Generated by AI
ILUSTRASI PENGANIAYAAN - Foto ilustrasi hasil olah kecerdasan buatan (AI), yang mengilustrasikan penganiayaan. Siswi SMK di Polewali Mandar jadi korban perundungan, ditendang berkali-kali saat piket, video viral di media sosial. (Generated by AI) 

TRIBUNNEWS.COM - Viral di media sosial kasus perundungan seorang siswi SMK di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Perundungan adalah tindakan agresif yang dilakukan secara berulang untuk menyakiti, mempermalukan, atau menekan orang lain. 

Perundungan bisa viral karena direkam, menyentuh emosi publik, dan mudah menyebar di media sosial.

Banyak kasus perundungan terjadi di ruang publik atau sekolah dan direkam oleh saksi. Lalu mudah menyebar di platform seperti TikTok, Instagram, dan Twitter.

Kali ini, kasus perundungan dialami siswi SMK.

Pada video yang beredar tampak mengenakan seragam pramuka menendang korban berulang kali.

Korban sempat menjauhi pelaku dengan bergerak menuju kelas namun pelaku kembali beraksi.

Insiden perundungan terjadi pada Kamis (16/10/2025).

Korban diketahui berinisial SA, sementara pelaku berinisial RA yang sama-sama berusia 16 tahun.

Gara-gara buang sampah

Penyebabnya, pelaku diduga kesal lantaran korban yang saat itu bertugas membersihkan tidak segera melaksanakan tugas.

"Sebenarnya sepele, masalah buang sampah saja, dianggap si korban tidak mau buang sampah. Karena lagi jadwal piket kenapa tidak mau buang sampah,” kata Kapolsek Tinambung Iptu M Azharil Naufal kepada wartawan, dilansir Tribun Sulbar.

Azharil menyampaikan, korban sebenarnya tidak menolak melaksanakan tugas untuk membuang sampah.

Saat itu, korban rupanya sedang menunggu temannya untuk bersama-sama mengangkat sampah.

“Intinya sampah itu sudah terkumpul tinggal diangkat, cuman mungkin entah karena tongnya terlalu besar jadi akhirnya korban bilang nanti, nunggu teman biar bareng,” jelas Azharil.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved