Sabtu, 25 April 2026

Buntut Kereta Tabrak Truk di Semarang, PT KAI Bakal Polisikan Sopir dan Pemilik Truk

Sebuah truk trailer tanpa muatan ditabrak kereta di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (21/10/2025) sore. Sopir dan pemilik truk dipolisikan PT KAI

TRIBUNJATENG.COM/IWAN ARIFIANTO
KECELAKAAN KERETA - Kecelakaan lalu lintas antara truk trailer tanpa muatan dan kereta api terjadi di palang pintu rel Kaligawe Semarang, Jalan Kaligawe Raya, Kecamatan Genuk, Selasa (21/10/2025) sore. Sebuah truk trailer tanpa muatan ditabrak kereta di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (21/10/2025) sore. Sopir dan pemilik truk dipolisikan PT KAI 
Ringkasan Berita:
  • Sebuah truk trailer tanpa muatan tertabrak KA Harina relasi Bandung-Surabaya
  • Sopir truk berhasil selamatkan diri sebelum kecelakaan terjadi
  • PT KAI bakal tuntut sopir dan pemilik truk dalam insiden kali ini

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah truk trailer tanpa muatan tertabrak kereta api KA Harina relasi Bandung-Surabaya di palang pintu rel Kaligawe, Jl Kaligawe Raya, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (21/10/2025) sore.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kecelakaan membuat arus lalu lintas lumpuh.

Sopir truk berhasil melompat sebelum kecelakaan terjadi.

Kaligawe merupakan salah satu daerah di Kota Semarang yang lokasinya berada di wilayah utara.

Buntut dari kecelakaan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) bakal membawa kasus ini ke meja hukum.

Demikian yang disampaikan Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Ia menuturkan, sebelum pelaporan, pihaknya melakukan diskusi internal terlebih dahulu.

"KAI akan lakukan proses hukum," ujarnya, Rabu (22/10/2025).

Ditanya soal kerugian, pihak PT KAI masih melakukan pendataan.

"Soal kerugian akibat peristiwa itu masih dihitung. Internal KAI masih melakukan pendataan," lanjutnya.

Sebelum kecelakaan, ujar Franoto, masinis telah membunyikan semboyan atau klakson berkali-kali.

Baca juga: Mahfud MD Nilai Kontrak Proyek Kereta Cepat Whoosh dengan China Harus Dibuka Demi Selesaikan Masalah

"Sebelum melintas di perlintasan, masinis telah membunyikan semboyan (klakson) berkali-kali sesuai prosedur," jelasnya, dikutip dari Kompas.com.

Kronologi Kejadian

Marsudi, seorang Relawan Semarang menuturkan, kecelakaan bermula ketika truk trailer tanpa muatan melintas dari timur ke barat.

Ketika melintas di jalur perlintasan langsung (JPL), palang pintu menutup.

Truk pun akhirnya terjebak di tengah rel, sementara KA Harina melintas dari Utara ke arah Selatan.

"Truk bisa kejebak di tengah rel penyebab apa kurang tahu," beber Marsudi, dikutip dari TribunJateng.com.

Arus lalu lintas, lanjut Marsudi, terputus lantaran kereta berhenti tepat di persimpangan.

"Keretanya nutup jalan, arus lalu lintas lumpuh total," ucapnya.

Sementara sopir truk berhasil melompat sebelum tabrakan terjadi.

Sopir Diperiksa Polisi

Sementara itu, sopir truk bernama Riyah HM (27) warga Wonosobo, Jawa Tengah diperiksa Satlantas Polrestabes Semarang.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Candra mengonfirmasi hal tersebut.

"Ya sopir sudah diamankan, sedang dimintai keterangan," kata Novita kepada TribunJateng.com.

Novita menyebut, truk terjebak di area rel sehingga dihantam KA Harina yang melintas dari utara ke selatan menuju Surabaya.

Sebuah motor terkena truk yang tertabrak dalam kecelakaan ini.

"Truk mengenai motor pengguna jalan. Namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," paparnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Nasib Riyah, Sopir Truk Trailer Asal Wonosobo Yang Dihantam KA Harina di Kaligawe, Diperiksa Polisi

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJateng.com, Iwan Arifianto)(Kompas.com, Muchamad Dafi Yusuf)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved