Atap Ponpes di Situbondo Ambruk: 1 Santri Meninggal Dunia, Belasan Lainnya Luka
Setelah kasus Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, tragedi bangunan pondok pesantren (ponpes) ambruk kembali terjadi di Jawa Timur (Jatim).
"Dua santri yang dirawat di RD Besuki harus dioperasi karena lukanya cukup parah," jelasnya.
Dua santri yang dirawat di RS Jatimed, sambungnya, salah satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis.
"Ya ada satu yang meninggal dan kondisinya memang sakit dan baru kembali ke pondok," ucapnya.
Terpisah, Kapolsek Besuki, AKP Febry Hermawan mengatakan, pihaknya baru mengetahui insiden ini.
"Berdasarkan laporan pihak pesantren ada belasan korban telah dibawa ke rumah sakit," ujarnya.
Febry menyatakan bahwa sebelas santri telah dipulangkan dan empat santri masih dirawat.
"Yang dilaporkan satu satri meninggal dunia dan tadi sekitar pukul 09.00 WIB telah dimakamkan," tuturnya.
Ia menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres dan tim identifikasi terkait insiden di Ponpes Syekh Abdul Qodir Jailani.
"Saat ini Kapolres sudah berangkat ke Besuki," tandasnya.
(Tribunnews.com/Deni)(TribunJatim.com/Izi Hartono)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Atap-Ponpes-di-Situbondo-Ambruk.jpg)