Jumat, 29 Mei 2026

Berita Viral

4 Fakta Pria Menangis di Masjid Solo, Terdengar Lewat Speaker hingga Membuat Geger

Seorang pria membuat geger warga kawasan belakang Universitas Sebelas Maret (UNS) karena menangis pada dini hari di masjid.

Tayang:
Penulis: Febri Prasetyo
Tribun Solo/Andreas Chris
MENANGIS DI MASJID - Suasana masjid Masjid Nurul Amal di kawasan Jebres Tengah, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah. Rabu dini hari, 12 November 2025, seorang pria menangis di masjid ini. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pria menangis di dalam masjid di Kota Solo.
  • Pria itu adalah seorang tukang tambal ban yang kerap mengaji di masjid.
  • Video yang merekam suara tangisan pria itu viral di media sosial.

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria membuat geger warga kawasan belakang Universitas Sebelas Maret (UNS) di Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu dini hari, (12/11/2025).

Pria itu menangis di Masjid Nurul Amal dan suaranya terdengar keras lewat pengeras suara.

Video yang merekam tangisan pria itu beredar di media sosial, misalnya di akun Instagram @surakartakita.

Berikut fakta-fakta peristiwa menangisnya seorang pria di masjid.

1. Identitas orang yang menangis

Sriyoto, ketua RT sekaligus takmir Masjid Nurul Amal, mengungkap identitas orang menangis di masjid. Dia mengatakan orang itu adalah Beni, seorang warga yang kerap mengaji di masjid menjelang subuh.

"Iya itu suara Pak Beni," kata Sriyoto, Rabu, dikutip dari Tribun Solo.

Sriyoto menyebut Beni memang sering merapal ayat-ayat suci di masjid pada malam hari.

Mengenai alasan Beni menangis, Sriyoto berkata Beni terbawa suasana pada malam itu. Hatinya tersentuh hingga dia menangis. Adapun pengeras suara masjid masih dalam keadaan aktif. 

"Memang beliau sering mengaji di sini malam-malam sebelum salat subuh," ucap Sriyoto.

"Jadi memang awalnya ngaji seperti biasa, terus tiba-tiba terbawa suasana dan menangis. Dan ternyata pengeras suaranya nyala."

Baca juga: Sosok Pria yang Menangis Lewat Pengeras Suara Masjid di Solo

2. Beni sempat ditenangkan warga

Lantaran suara Beni terdengar keras lewat pengeras suara, warga setempat memutuskan keluar dari rumah dan menyelidiki apa yang terjadi.

Sriyoto yang menjadi takmir masjid langsung mematikan pengeras suara. Lalu, Beni pun ditenangkan.

"Beberapa warga langsung ke sini, terus mematikan pengeras suara dan menenangkan yang bersangkutan. Cuma beberapa menit setelah suara itu terdengar," kata Sriyoto.

Menurut Sriyoto, Beni tampak lemas sesudah lama menangis,

"Beliau sempat lemas mungkin karena nangis dan ditenangkan warga, kemudian istirahat sebentar terus pulang," katanya.

3. Berprofesi sebagai tukang tambal ban

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved