Banjir Bandang di Sumatera
BNPB Masih Berusaha Pulihkan Akses Komunikasi di Aceh, Sumut, Sumbar yang Terputus Akibat Banjir
BNPB menyebut pihaknya masih berusaha berkoordinasi dengan provider telekomunikasi agar akses komunikasi di wilayah bencana bisa segera ditangani.
Ringkasan Berita:
- BNPB masih berusaha berkoordinasi dengan provider telekomunikasi agar akses komunikasi di wilayah bencana bisa segera ditangani
- Pemulihan segera ini bertujuan agar kebutuhan-kebutuhan masyarakat hingga update situasi di lapangan bisa lebih efektif dilakukan
- Saat ini, BNPB memprioritaskan pemulihan akses jalan, termasuk jembatan untuk pendistribusian logistik dan bantuan, hingga pemulihan aliran listrik dan internet.
TRIBUNNEWS.COM - Kepala Pusdatin dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, hingga kini masih terus berusaha memulihkan listrik dan akses komunikasi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) yang terputus akibat bencana banjir dan longsor.
Provinsi Aceh, Sumut, Sumbar dilanda bencana sejak beberapa hari yang lalu hingga menimbulkan korban jiwa dan beberapa kerusakan, termasuk listrik dan jaringan komunikasi juga ikut terdampak.
Listrik dan jaringan komunikasi yang terputus itu berdampak pada upaya percepatan rangkaian proses penanganan darurat, seperti pelaporan data dan informasi, koordinasi transportasi logistik pengiriman barang dan personel hingga koordinasi alat angkut jenis helikopter yang biasanya disiagakan oleh BNPB untuk penanganan darurat.
Muhari pun mengatakan pihaknya kini masih berusaha berkoordinasi dengan provider telekomunikasi agar akses komunikasi di wilayah bencana bisa segera ditangani.
"Ada beberapa tempat yang masih blackout untuk jaringan komunikasi GSM (Global System for Mobile Communications), pagi ini kami akan mencoba berkoordinasi dengan provider telekomunikasi, bagaimana supaya bisa sesegera mungkin memulihkan akses komunikasi di darat," ucapnya dalam Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Jumat (28/11/2025).
"Karena kalau komunikasi sudah bisa pulih, tentu saja kebutuhan-kebutuhan masyarakat, update situasi di lapangan akan bisa lebih efektif kita lakukan," ujar Muhari.
Atas kerusakan akibat bencana alam ini, termasuk akses jalan juga, Muhari mengatakan bahwa hal tersebut membuat prioritas utama BNPB menjadi terganggu karena terkendala dalam penyaluran bantuan untuk masyarakat terdampak.
"Tentu saja ini membuat prioritas utama kita untuk menjamin logistik dasar permakanan dan non permakanan kepada masyarakat juga terganggu," ujarnya.
"Saat ini di 3 provinsi tersebut (Aceh, Sumut, Sumbar), sudah stand by masing-masing di tiap provinsi 3-4 alat berat dari Kementerian PU yang saat ini siap untuk bekerja," sambung Muhari.
Saat ini, BNPB memprioritaskan pemulihan akses jalan, termasuk jembatan untuk pendistribusian logistik dan bantuan, hingga pemulihan aliran listrik dan internet.
Sekadar informasi, dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) tercatat ada 16 Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh yang terdampak banjir, yakni di Pidie, Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Subulussalam,Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Utara, dan Aceh Selatan.
Baca juga: Cerita Warga Korban Banjir di Tapanuli Utara, Belum Bisa Kabari Anak karena Listrik Padam
Kemudian di Sumut 13 daerah yang diterjang banjir, yakni di Langkat, Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Mandailing Natal. Kemudian Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Padangsidempuan, Pakpak Bharat, Nias Selatan, Humbang Hasundutan, Binjai, Medan, dan Deli Serdang.
Di Sumbar juga ada 13 daerah yang terdampak bencana, yakni Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Tanah Datar, Agam, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kota Pariaman, Pasaman Barat, dan Kota Bukittinggi. Selain itu juga ada Kota Solok, Padang Panjang, Limapuluh Kota, Pasaman.
TNI Bantu Pulihkan Listrik di Aceh
TNI ikut bergerak mendukung pemulihan sistem kelistrikan di Aceh, yang sudah dua hari padam akibat banjir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TELEKOMUNIKASI-LUMPUH-Sejumlah-kabel-listrik.jpg)