Jumat, 8 Mei 2026

Angin Kencang Terjang Bandung dan Buol, Rumah Rusak serta Puluhan Warga Mengungsi

Puting beliung terjang Bandung dan Buol, belasan rumah rusak, warga mengungsi, BPBD siapkan bantuan darurat.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
IST
ANGIN KENCANG - Atap rumah warga beterbangan diterjang puting beliung di Bandung, sementara Buol dilanda angin kencang. 

Ringkasan Berita:
  • Belasan rumah di Sekeloa rusak, atap asbes beterbangan diterjang angin.
  • 
Di Buol, angin kencang membuat dua rumah rusak, delapan jiwa termasuk bayi terpaksa mengungsi.
  • Logistik dan hunian sementara jadi kebutuhan mendesak korban.
  • 
Puting beliung disebut tornado mini khas Indonesia, singkat tapi mematikan

TRIBUNNEWS.COM - Bencana puting beliung melanda dua wilayah sekaligus, Sekeloa Bandung, Jawa Barat dan Buol di Sulawesi Tengah.

Angin kencang merusak rumah warga, menerbangkan atap bangunan, dan memaksa puluhan orang mengungsi demi keselamatan.

Angin puting beliung adalah pusaran angin kencang berputar yang berasal dari awan kumulonimbus, dengan kecepatan lebih dari 63–64 km/jam, berdurasi singkat (5–10 menit), dan biasanya terjadi di wilayah yang tidak luas.

Angin puting beliung adalah tornado mini khas Indonesia: singkat, lokal, tapi berisiko tinggi. Fenomena ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi, terutama di masa peralihan musim.

Puting Beliung di Bandung

Belasan rumah warga di RT 8/3, Kelurahan Sekeloa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung rusak diterjang angin puting beliung pada Minggu (30/11/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap karena asbes berterbangan, sehingga sejumlah rumah hanya beratapkan langit.

Sejumlah warga langsung memperbaiki rumah dengan asbes baru atau menutup sementara menggunakan terpal.

"Iya ini rumah saya rusak di bagian atas, karena angin tadi kencang banget berputar di atas rumah," ujar Didi Suryadi (56).

"Rumah saya hancur, asbes kebawa setengahnya lebih. Sementara cuma bisa ditambal sama terpal karena tadi hujan lagi," katanya.

Warga lain, Rizal (68), menyebut ada sekitar 15 rumah yang rusak akibat puting beliung.

"Kurang lebih di lingkungan ini (RT 8) ada 15-an rumah yang atapnya rusak diterjang angin, termasuk punya saya juga yang ini," ucap Rizal.

Atap rumah yang rusak sementara ditutup terpal agar tidak bocor saat hujan.

"Iya pakai terpal dulu supaya tidak bocor ke dalam rumah kalau nanti malam hujan lagi. Yang penting rumah masih bisa dipakai tidur," katanya.

Angin Kencang di Buol

Angin kencang melanda Kelurahan Leok I, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (29/11/2025) sore.

Peristiwa ini mengakibatkan dua rumah rusak—satu rusak berat dan satu rusak ringan—serta memaksa dua kepala keluarga dengan total delapan jiwa, termasuk seorang bayi, mengungsi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved