Banjir Bandang di Sumatera
35 Ton Gula dan 500 Ton Minyak Goreng Dikirim ke Korban Bencana di Sumatra
PTPN Group menyalurkan bantuan berupa 35 ton gula, 500 ton minyak goreng,serta paket sembako untuk warga terdampak.
Ringkasan Berita:
- Kementerian Pertanian, PTPN Group menyalurkan bantuan berupa 35 ton gula, 500 ton minyak goreng,serta paket sembako untuk warga terdampak.
- Bantuan ini diberangkatkan dari Jakarta menggunakan armada logistik menuju kawasan yang paling membutuhkan.
- Penyerahan bantuan tersebut menjaga ketahanan pangan dan membantu
- masyarakat bangkit dari situasi sulit.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bantuan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatra Barat (Sumbar) terus berdatangan.
Bersama Kementerian Pertanian, PTPN Group menyalurkan bantuan berupa 35 ton gula, 500 ton minyak goreng,serta paket sembako untuk warga terdampak.
Bantuan ini diberangkatkan dari Jakarta menggunakan armada logistik menuju kawasan yang paling membutuhkan.
“Bencana ini menuntut kita untuk hadir, bergerak, dan saling membantu, sebagai BUMN, PTPN Group punya tanggung jawab moral untuk memastikan saudara-saudara kita tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar. Bantuan ini adalah komitmen kami untuk berdiri bersama masyarakat,” ujar Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino.
Denaldy menegaskan bahwa kontribusi PTPN Group bukan sekadar bentuk kepatuhan terhadap program pemerintah, namun cerminan nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong yang dipegang perusahaan.
“Kami tidak ingin bantuan berhenti pada satu kanal. Selain melalui skema nasional yang dikoordinasikan oleh BP BUMN, Danantara Asset Management dan Kementerian Pertanian, entitas di dalam PTPN Group juga menyalurkan dukungan melalui berbagai jalur lain agar jangkauannya lebih luas. Prinsip kami sederhana, yaitu hadir untuk membantu, kapan pun dibutuhkan,” tambahnya.
Selain memastikan pasokan pangan tetap stabil, langkah ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial Perusahaan, bahwa kehadiran PTPN Group tidak hanya sebatas menjalankan bisnis, tetapi ikut menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat bangkit dari situasi sulit.
Di tengah kondisi darurat, sinergi pemerintah dan BUMN menjadi faktor penentu agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga terdampak.
“Kami berharap upaya ini membawa sedikit kelegaan bagi para korban, serta menjadi pengingat bahwa negara hadir untuk mereka. PTPN Group akan terus berkontribusi, berkoordinasi, dan bergerak bersama demi percepatan pemulihan,” pungkas Denaldy.
Data dan fakta banjir Sumatera
Banjir besar melanda tiga provinsi di Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat) pada akhir November hingga awal Desember 2025,.
Hingga 5 Desember 2025, BNPB mencatat 867 orang meninggal dunia dan 521 orang masih hilang.
Korban luka-luka sekitar Sekitar 2.600 orang dan pengungsi dari 589.000 ri orang.
Akibat bencana itu infrastruktur rusak parah, termasuk puluhan ribu rumah Infrastruktur rusak parah, termasuk puluhan ribu rumah, jalan, dan fasilitas umum
Rantai pasok pangan terganggu sehingga membuat sejumlah pihak turun tangan menyodorkan bantuan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Banjir-bandang-sumatera-tumpukan-kayu.jpg)