Jumat, 1 Mei 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Usia Pernikahan Baru 2 Hari, Pasutri di Sibolga Jadi Korban Longsor, Jenazah Ditemukan di Kamar

Baru nikah 2 hari, pasutri di Sibolga tewas jadi korban longsor, jenazah ditemukan 2 hari kemudian di dalam kamar.

Tayang:
Tribun Jakarta/Dwi Putra Kesuma
LONGSOR SIBOLGA - Foto udara lokasi longsor di Jalan Murai, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (5/12/2025). Di lokasi ini 41 warga tertimbun longsor, 40 di antaranya berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dan seorang lainnya masih dalam pencarian. Baru nikah 2 hari, pasutri di Sibolga tewas jadi korban longsor, jenazah ditemukan 2 hari kemudian di dalam kamar. Tribun Jakarta/Dwi Putra Kesuma 

Ringkasan Berita:
  • Pasutri baru di Sibolga jadi korban tewas bencana longsor.
  • Padahal usia pernikahan baru dua hari.
  • Jenazah keduanya ditemukan setelah dua hari pencarian. 

 

TRIBUNNEWS.COM, SIBOLGA - Duka masih dirasakan oleh Dian Saputra Simajuntak, warga Jalan Murai, Kelurahan Aek Manis, Sibolga Selatan.

Dian harus kehilangan lima anggota keluarganya akibat bencana longsor dan banjir pada akhir Oktober 2025.

Dian bercerita, dua di antara lima keluaranya yang meninggal adalah pasangan suami istri yang baru dua hari nikah. Tiga lainnya adalah ibunya dan kedua ponakannya. 

Diceritakannya, dua hari sebelum kejadian, ia bersama keluarganya baru mengadakan pesta pernikahan kakaknya dan abang iparnya di kediaman sang orang tua ( Gang Murai).

"Kami pestakan kakak kami Hari Minggu. jadi sebagian sudah datang di Hari Sabtu sampai hari Selasa (25/11/2025) lalu," jelasnya saat ditemui Rabu (10/12/2025).

Baca juga: Mukjizat! Nenek 71 Tahun dan Pria Lumpuh di Tapteng Selamat dari Banjir Bandang Kayu Gelondongan 

Pada saat kejadian, seluruh keluarga sedang berada di rumah semua. Hanya sang adik yang paling kecil sedang berada di luar. 

"Kami di sini mulai dari hari Sabtu. Karena kakak saya mau pesta. Jadi hari selasa kami masih di sini. Ternyata dua hari mereka menikah ajal menjemput mereka," ucapnya sambil menahan tangis. 

Disinggung apa yang paling diingat olehnya tentang kakak dan abang iparnya, Dian hanya menarik nafas cukup berat dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

"Gak terucap dengan kata-katalah lagi," ucapnya. 

 

Keluarga Trauma

Dikatakannya, untuk sepasang pasutri tersebut baru di dapat jasadnya setelah 2 hari 1 malam pencarian.

"Posisi mereka berada di dalam kamar. Cuman sedih lah. Kalau ingat itu jujur kami masih bukan trauma lagi diatasnya trauma sudah," katanya.

Kini kelima korban sudah dikuburkan di Tempat Pemakaman Umum Sibolga.

 

Mulai Bersih-bersih

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved