5 dari 8 Santriwati yang Tenggelam di Sungai Lusi Blora Belum Ditemukan
Lima dari 8 santriwati MBS Tahfidzul Qur'an Al Maa'uun Blora yang tenggelam di Sungai Lusi, Kedungjenar, Kecamatan Blora, belum ditemukan.
Ringkasan Berita:
- 8 santriwati Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tahfidzul Qur'an Al Maa'uun Blora tenggelam di Sungai Lusi, Kedungjenar, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.
- Lima dari 8 santriwati tersebut belum ditemukan hingga Kamis siang.
- Sementara 3 santriwati lainnya ditemukan selamat.
TRIBUNNEWS.COM, BLORA - Lima dari 8 santriwati Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tahfidzul Qur'an Al Maa'uun Blora yang tenggelam di Sungai Lusi, Kedungjenar, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, belum ditemukan.
Sementara tiga lainnya ditemukan dalam kondisi selamat.
Baca juga: Enam Bocah Tewas Tenggelam di Bukit Jaddih Bangkalan, Korban Ditemukan Berlumur Lumpur
Sungai Lusi adalah salah satu sungai besar di Jawa Tengah yang melintasi Kabupaten Blora.
Delapan santriwati tersebut awalnya tenggelam di Sungai Lusi, Kedungjenar, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Kamis (11/12/2025) sekira 06.30 WIB.
BPBD Blora bersama warga sekitar masih berusaha melakukan pencarian terhadap korban dengan melakukan penyisiran sungai.
Petugas menggunakan perahu karet dan jaring.
Peristiwa ini bermula saat kedelapan korban sedang main di sungai.
"Awalnya mereka mau lihat arus sungai, terus mereka sudah kita bilangin jangan masuk, tapi tetap masuk. Ada delapan orang," kata Ardina Kiki Sulistyawati (13), seorang santriwati Muhammadiyah Boarding School Tahfidzul Qur'an Al Maa'uun Blora.
Korban berasal dari kelas yang berbeda-beda.
"Ada kelas 7, ada yang kelas 8, ada yang kelas 9, ada yang kelas 10, ada yang kelas 11, dan ada yang kelas 12," jelasnya.
Menurut Kiki, para korban itu rencananya mau mencari kerang di sungai.
Dia melarang agar para korban tidak ke sungai, namun tidak diindahkan.
"Tadi mereka bilang katanya mau nyari kerang tapi biasanya kerang kan musiman. Terus juga karena habis hujan, terus naik airnya semakin naik terus arusnya kencang," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Santriwati-Tenggelam-di-Blora_2.jpg)