Jumat, 24 April 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Bantu Petani Terdampak Banjir Bandang di Sumatera, Sarana dan Prasarana Pertanian Mulai Dikirim

Bantuan ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas hasil panen, serta mendorong peningkatan pendapatan petani.

HO/IST
BANTUAN PERTANIAN - 20 unit sprayer pestisida diberikan kepada 20 kelompok tani di Padang, Sumatera Barat. 

Ringkasan Berita:
  • Bantuan sarana dan prasarana diharapkan dapat membantu petani meningkatkan hasil pertanian
  • 20 unit sprayer pestisida dikirim kepada 20 kelompok tani.
  • Donasi bantuan kemanusiaan juga disalurkan ke korban bencana di Sumatera Barat.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pertanian dalam rangka pemberdayaan petani ke masyarakat terdampak banjir bandang Sumatera.

Kepala Sekretariat Perusahaan dan TJSL PT PPI, Ira Berlianty Aziz, mengatakan, penyaluran ini berfokus pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui peningkatan kapasitas serta produktivitas para petani lokal.

Baca juga: Ahmad Ali Ajak Kader PSI Kompak Dukung Pemerintah Atasi Banjir Bandang di Sumatera

"Bantuan sarana dan prasarana ini kami harapkan dapat membantu petani meningkatkan hasil pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal," ujar Ira dikutip Sabtu (13/12/2025).

Adapun bantuan tersebut disalurkan ke wilayah kerja Cabang Madya Padang, Sumatera Barat, dengan bentuk 20 unit sprayer pestisida kepada 20 kelompok tani, yang sebagian besar merupakan pelanggan produk Dharmabrand.

Ia berharap, bantuan ini dapat meningkatkan efektivitas pengendalian hama, memperbaiki kualitas hasil panen, serta mendorong peningkatan pendapatan petani.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam memperkuat perekonomian masyarakat lokal melalui pemberdayaan sektor pertanian.

Selain bantuan pemberdayaan terhadap petani, PT PPI juga menyalurkan donasi bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat.

Baca juga: Jembatan Putus Akibat Banjir, Polres Agam Bangun Jembatan Darurat di Palembayan

Data BNPB

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan update terbaru mengenai jumlah korban jiwa, korban hilang, dan pengungsi dari banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi di Sumatera, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang Sumatera per Sabtu (13/12/2025) sebanyak 1.006 jiwa.

Angka tersebut mengalami kenaikan sebanyak 11 orang korban jiwa dari data pada Jumat (12/12/2025) kemarin.

Berikut rincian data korban dan jumlah pengungsi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera:

Aceh

  • Korban meninggal dunia: 415
  • Dilaporkan hilang: 34
  • Jumlah pengungsi: 586.666

Sumatera Utara

  • Korban meninggal dunia: 349
  • Dilaporkan hilang: 91
  • Jumlah pengungsi: 55.679

Sumatera Barat

  • Korban meninggal dunia: 242
  • Dilaporkan hilang: 92
  • Jumlah pengungsi: 12.207

Total 3 Provinsi

  • Korban meninggal dunia: 1.006
  • Dilaporkan hilang: 217
  • Jumlah pengungsi: 654.642

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved