Banjir Bandang di Sumatera
Bantu Petani Terdampak Banjir Bandang di Sumatera, Sarana dan Prasarana Pertanian Mulai Dikirim
Bantuan ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas hasil panen, serta mendorong peningkatan pendapatan petani.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pertanian dalam rangka pemberdayaan petani ke masyarakat terdampak banjir bandang Sumatera.
Kepala Sekretariat Perusahaan dan TJSL PT PPI, Ira Berlianty Aziz, mengatakan, penyaluran ini berfokus pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui peningkatan kapasitas serta produktivitas para petani lokal.
Baca juga: Ahmad Ali Ajak Kader PSI Kompak Dukung Pemerintah Atasi Banjir Bandang di Sumatera
"Bantuan sarana dan prasarana ini kami harapkan dapat membantu petani meningkatkan hasil pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal," ujar Ira dikutip Sabtu (13/12/2025).
Adapun bantuan tersebut disalurkan ke wilayah kerja Cabang Madya Padang, Sumatera Barat, dengan bentuk 20 unit sprayer pestisida kepada 20 kelompok tani, yang sebagian besar merupakan pelanggan produk Dharmabrand.
Ia berharap, bantuan ini dapat meningkatkan efektivitas pengendalian hama, memperbaiki kualitas hasil panen, serta mendorong peningkatan pendapatan petani.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam memperkuat perekonomian masyarakat lokal melalui pemberdayaan sektor pertanian.
Selain bantuan pemberdayaan terhadap petani, PT PPI juga menyalurkan donasi bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat.
Baca juga: Jembatan Putus Akibat Banjir, Polres Agam Bangun Jembatan Darurat di Palembayan
Data BNPB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan update terbaru mengenai jumlah korban jiwa, korban hilang, dan pengungsi dari banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi di Sumatera, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang Sumatera per Sabtu (13/12/2025) sebanyak 1.006 jiwa.
Angka tersebut mengalami kenaikan sebanyak 11 orang korban jiwa dari data pada Jumat (12/12/2025) kemarin.
Berikut rincian data korban dan jumlah pengungsi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera:
Aceh
- Korban meninggal dunia: 415
- Dilaporkan hilang: 34
- Jumlah pengungsi: 586.666
Sumatera Utara
- Korban meninggal dunia: 349
- Dilaporkan hilang: 91
- Jumlah pengungsi: 55.679
Sumatera Barat
- Korban meninggal dunia: 242
- Dilaporkan hilang: 92
- Jumlah pengungsi: 12.207
Total 3 Provinsi
- Korban meninggal dunia: 1.006
- Dilaporkan hilang: 217
- Jumlah pengungsi: 654.642
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bantuan-pertaniannnnnnnnnn.jpg)